Kompas.com - 19/10/2020, 17:53 WIB
Ilustrasi memarahi anak shutterstockIlustrasi memarahi anak

KOMPAS.com - Orangtua tidak bisa sepenuhnya mengendalikan tingkah laku anak. Terkadang ada saja tingkah laku anak yang bisa memancing emosi orangtua, bahkan ketika berada di tempat umum.

Apapun alasannya, hindari untuk memarahi anak di tempat umum. Memarahi anak di tempat umum sama saja dengan mempermalukannya.

Hal itu dapat merusak kepribadian anak. Berikut lima alasan mengapa orangtua tidak boleh memarahi anak di tempat umum.

1. Mengembangkan perilaku penindasan

Memarahi anak di depan umum dapat memicu perilaku penindasan padanya. Pikiran seorang anak seperti tanah liat dan anak menyerap apa yang dilihatnya.

Jika orangtua sering memarahi atau menegurnya di depan umum, anak juga mungkin melakukan hal yang sama kepada teman-temannya. Bahkan tidak menutup kemungkinan anak bisa sampai menindas keluarganya kelak

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

2. Menimbulkan rasa malu yang luar biasa

Tidak ada orang yang senang dimarahi di tempat umum termasuk anak. Saat dimarahi di tempat umum, anak bisa merasa sangat malu dan mungkin berdampak pada perkembangan kepribadiannya.

Meskipun anak telah melakukan kesalahan besar, hindari memarahinya di tempat umum.

3. Kehilangan kepercayaan

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.