Kompas.com - 24/11/2020, 12:14 WIB
. Shutterstock.

KOMPAS.com - Sebagai orangtua, seringkali kita tergoda memilihkan pakaian untutk anak-anak sesuai selera kita.

Apalagi, jika kita meyakini pakaian pilihan kita bakal keren, dan sesuai dengan cuaca serta situasi.

Namun, terlepas dari pertimbangan itu, sebenarnya orangtua perlu membiarkan anak-anak mengontrol sendiri apa yang ingin mereka kenakan.

Kebebasan tersebut sangat bermanfaat untuk membantu perkembangan anak.

Terlebih lagi, masa kanak-kanak adalah tentang mengeksplorasi, menemukan, dan menjadi kreatif.

Baca juga: Anak-anak Nonton Film Horor? Pahami Manfaat dan Juga Risikonya

Membiarkan anak memilih pakaian yang ingin mereka kenakan dapat membantu kepercayaan diri, kemandirian, dan keterampilan keuangan mereka juga.

Steve Cochrane dari salah satu merek pakaian anak premium Childrenswardrobe, membagikan pengetahuannya mengenai dasar pertimbangan untuk membiarkan anak memilih pakaian sendiri.

Berikut lima alasan yang dipaparkan Steve Cochrane, seperti dilansir laman motherandbaby.co.uk.

1. Mendorong untuk mandiri

Setiap anak tentu saja berbeda-beda. Beberapa anak ada yang ingin memilih pakaian mereka sendiri, sedangkan yang lain mungkin dengan senang hati membiarkan orangtua mengambil alih.

Tetapi, mengizinkan atau mendorong anak-anak untuk memilih pakaian sendiri dapat membantu menjadi lebih mandiri dan menginspirasi mereka untuk bertanggung jawab atas rutinitas hariannya.

Selain itu, dengan memberi mereka tanggung jawab untuk mengatur pakaian mereka, orangtua dapat mengurangi satu tugas yang harus dilakukan di pagi hari.

2. Belajar mengambil keputusan

Ini tampaknya sederhana. Namun, membiarkan anak-anak memutuskan pakaian mana yang akan dikenakan saat masih kecil ternyata dapat mengembangkan keterampilan mereka dalam memecahkan masalah.

Jadi, anak-anak yang diberi banyak kesempatan untuk mempertimbangkan pilihan mereka dan lalu membuat keputusan, akan menjadi lebih baik dalam melakukannya di kemudian hari.

Apabila mereka enggan melakukannya, coba berikan tiga opsi untuk mereka dan biarkan mereka memilih mana yang paling mereka sukai.

3. Mengekspresikan diri

Gaya pakaian yang kita kenakan menunjukkan kepribadian kita kepada orang-orang di sekitar.

Baca juga: Pentingnya Menanyakan Perasaan Anak di Masa Pandemi untuk Cegah Stres

Membiarkan anak-anak memilih pakaiannya sendiri adalah cara untuk membiarkan mereka mengeksplorasi gaya pribadinya.

Mereja juga akan menemukan siapa mereka dan bagaimana mereka ingin dilihat. Hal ini yang dapat membantu mereka menjadi lebih percaya diri di masa depan.

Artinya, mereka akan jauh lebih baik dalam mengekspresikan diri saat mereka membutuhkannya.

4. Mengajari pengelolaan uang

Jika kita mengajak anak-anak berbelanja dan mengizinkan mereka memilih pakaian sendiri dari toko, kita dapat mengenalkan mereka tentang anggaran belanja sejak usia dini.

Hal ini dapat mendorong mereka untuk memiliki sikap yang sehat terhadap pembelanjaan.

Di samping itu, mereka akan cenderung lebih peka dengan uang, dan mengetahui bagaimana mengelolanya saat memiliki penghasilan sendiri.

5. Menguji batasan

Penting bagi anak-anak untuk melampaui batas, dan jika diberi kesempatan, setiap anak akan senang meninggalkan rumah dengan mengenakan kostum dinosaurus atau sayap peri.

Meskipun ini tidak praktis, bersikeras agar mereka tetap mengenakan sesuatu yang lebih masuk akal sebelum meninggalkan rumah berarti orangtua telah menghilangkan kesempatan belajar yang berharga.

Biarkan anak-anak memakai apa yang mereka inginkan, dan mereka akan segera belajar mencari kenyamanan sekaligus gaya yang sesuai.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X