Kompas.com - 25/11/2020, 07:45 WIB
Sebagian koleksi Tako Bags memadukan bahan kulit sintetis dengan lain tenun tradisional. Instagram @tako.bagSebagian koleksi Tako Bags memadukan bahan kulit sintetis dengan lain tenun tradisional.

KOMPAS.com - Bahan kulit sintetis (faux leather) banyak digunakan untuk bahan baku pembuatan tas.

Sesuai namanya "sintetis", maka bahan ini tidak terbuat dari kulit asli.

Meski begitu, tas berbahan kulit sintetis tetap perlu dirawat secara tepat agar tidak mudah rusak.

Menurut Dita Wahyu Nirmala, owner brand asal Yogyakarta, Tako Bags, yang menggunakan bahan kulit sintetis untuk koleksi tasnya, perawatan tas dengan bahan ini sebetulnya sangatlah sederhana.

Beberapa perawatan yang perlu dilakukan, yakni:
1. Menyimpan dengan tepat
Penyimpanan tas berbahan kulit sintetis sebetulnya sama dengan cara penyimpanan berbahan kulit asli.

Hindari penyimpanan di ruang yang lembap agar tidak mudah berjamur.

"Untuk menghindari jamur simpanlah tas bersama silica gel atau kapur barus," katanya kepada Kompas.com.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Tampil Gaya dengan Tas Kulit Berhias Kain Tenun, Mau?

2. Membersihkan kotoran
Jika tas berbahan kulit sintetis tersebut terkena kotoran, cara paling mudah adalah membersihkannya dengan baby oil.

Jika ingin yang lebih kuat, pembersihan juga bisa menggunakan alkohol.

Namun, pembersihan menggunakan alkohol terlalu sering berpotensi merusak lapisan kulit itu sendiri.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X