Kompas.com - 07/12/2020, 13:59 WIB
Romain Grosjean REPRO BIDIK LAYAR VIA DMARGERomain Grosjean

KOMPAS.com - Ajang Grand Prix Formula 1 (F1) Bahrain akhir bulan lalu menyita perhatian warga dunia menyusul kecelakaan hebat yang dialami pembalap dari tim Haas, Romain Grosjean.

Beruntung, pria berusia 34 tahun itu selamat dari kecelakaan yang membuat mobilnya benar benar patah menjadi dua, dan diselimuti kobaran api.

Baca juga: Fitur Keselamatan Halo Selamatkan Pebalap F1 Romain Grosjean dari Maut

Grosjean hanya mengalami cedera ringan. Kondisi ini tak lain berkat perangkat keselamatan bernama Halo, yang diperkenalkan pada tahun 2018, dan disematkan pada mobil F1.

Perangkat Halo tersebut merupakan sepotong titanium berbentuk katapel yang membungkus kokpit.

Grosjean dan pembalap lain pada saat itu sempat mengkritik Halo, karena karena keberadaannya agak mengaburkan pandangan pengemudi.

Namun setelah insiden yang menimpanya, Grosjean berkata sebaliknya mengenai perangkat itu.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Selanjutnya, dari berbagai foto mengejutkan dari kecelakaan tersebar, ada sesuatu yang mencolok saat Grosjean keluar dari mobilnya.

Baca juga: Romain Grosjean Selamat Walau Terbakar di Kokpit, Sang Istri Ucapkan Kata-kata Mengharukan

Dengan jelas terlihat warna merah terang di pergelangan tangannya, yakni jam tangan khasnya, Richard Mille RM 50-01.

Jam tangan milik Grosjean mengingatkan kita pada kecelakaan parah Felipe Massa di Grand Prix Hongaria 2009.

Saat itu, Massa juga terlihat memakai Richard Mille RM 011 di pergelangan tangannya ketika dikeluarkan dari trek.

Hal ini lalu menimbulkan pertanyaan. Mengapa para peMbalap ini memakai jam tangan saat balapan?

Di sisi lain, pembalap tidak diperbolehkan membawa sesuatu yang berlebihan ke dalam kokpit.

Baca juga: Koleksi Talisman dari Richard Mille, Jam Tangan Bernuansa Disko 70-an

Walaupun, banyak pembalap dan tim F1 memiliki kesepakatan bekerja sama dengan merek jam tangan seperti Ferrari dengan Hublot, Red Bull dengan TAG Heuer, dan sebagainya.

Namun, mereka biasanya tidak memakai jam tangan tersebut selama balapan.

Paling tidak, yang pernah dilakukan IWC Schaffhausen adalah menempelkan stiker berbentuk jam tangan pada pakaian balap pembalap Mercedes, Lewis Hamilton, atau di sarung tangan milik Valterri Bottas.

Memang, jam tangan Richard Mille tidak seperti jam tangan lainnya.

Produk ini adalah arloji yang sangat teknis yang terbuat dari bahan komposit eksotis, dirancang untuk penerangan maksimum. Beratnya pun hanya beberapa gram, meski dimensinya besar.

Baca juga: LeBron James Kenakan Arloji Richard Mille untuk Rayakan Prestasi

Dengan spesifikasi demikian, kemungkinan arloji tersebut akan menimbulkan dampak atau risiko keselamatan kinerja menjadi lebih rendah dibandingkan jam tangan merek lain.

Meski begitu, benda ringan pun bisa menjadi berbahaya dengan kecepatan dan gaya g-force yang dialami pembalap F1 seperti Massa dan Grosjean.

Selain berat, bagaimana jika arloji itu tersangkut sesuatu ketika mereka mencoba melarikan diri dari mobil?

Mungkin kecil kemungkinannya, tapi tetap saja ini elemen tambahan kecil dari risiko.

Grosjean bukan satu-satunya pembalap yang hampir ketinggalan di Grand Prix Bahrain.

Lance Stroll dari Racing Point juga melakukan kontak dengan Daniil Kyvat dan membalik mobilnya. Ini membuktikan Halo sangat berharga.

Baca juga: Richard Mille Dedikasikan Arloji untuk Pebalap F1 Kimi Raikkonen

Dalam berita F1 lainnya, putra Michael Schumacher, Mick, akan menggantikan Grosjean tahun depan.

Mick akan ditemani sesama pembalap F2 Nikita Mazepin yang ikut bergabung menggantikan Kevin Magnussen.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Sumber D'marge
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.