Kompas.com - 12/12/2020, 08:40 WIB
Ilustrasi belanja online Dok. Pixabay/PhotomixIlustrasi belanja online

KOMPAS.com - Pada 12 Desember 2020 ini, kita mengenal adanya Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas).

Hampir semua toko online maupun e-commerce menawarkan diskon besar-besaran.

Tetapi, sering kali dengan memanfaatkan momentum Harbolnas, pedagang online sengaja memanipulasi harga, supaya kita tergiur untuk memborongnya.

Di samping itu, ada juga pedagang online yang menyediakan produk tidak sesuai dengan aslinya, dan mungkin kualitasnya buruk atau cacat.

Baca juga: Tren Belanja Online Masih Tinggi, Barang Hobi Banyak Dicari

Nah, untuk menghindari hal-hal tersebut, berikut ini terdapat lima tips berbelanja yang perlu diperhatikan, agar kita tidak mudah terkecoh.

1. Hindari tawaran yang terlalu menarik

Setiap pedagang online pasti akan menjanjikan sesuatu yang menarik. Tetapi, membeli barang dengan harga terlalu rendah pun patut dipertanyakan. 

Jika harga terlalu rendah, pertimbangkan lagi apakah barang yang ditawarkan legal. Apakah merek yang ditampilkan itu benar-benar asli atau hanya penggantinya yang murah.

Konfirmasikan kepada penjual, khususnya untuk elektronik, jika barang yang diterima tidak berfungsi dengan baik apakah kita bisa mengembalikan atau menukar barang tersebut.

Ada satu hal yang perlu dicermati, pedagang online yang tidak bereputasi baik biasanya menawarkan harga yang sangat rendah, kemudian mengklaim item yang kita inginkan sudah habis.

Baca juga: 4 Tips Belanja Online Kosmetik agar Tetap Aman Dipakai

Halaman:


Sumber webroot
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X