Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - Diperbarui 06/09/2021, 12:03 WIB
Nabilla Tashandra

Editor

KOMPAS.com - Meletakkan tanaman di rumah tidak hanya membuat ruangan terasa cerah, segar, dan menarik, tetapi ada banyak manfaat lainnya yang bisa didapatkan.

Tanaman seperti lidah buaya, misalnya, dapat membantu meredakan sengatan sinar matahari atau gigitan serangga pada kulit.

Tanaman dalam ruangan juga bisa membantu meningkatkan suasana hati dan kreativitas.

Nah, beberapa jenis tanaman juga dapat membantu meredakan alergi dengan mengusir alergen yang ada di rumah.

Beberapa tanaman untuk mengusir alergi yang bisa dijadikan pilihan antara lain:

1. Dracaena

Ilustrasi tanaman hias dracaena di dalam ruangan. SHUTTERSTOCK/New Africa Ilustrasi tanaman hias dracaena di dalam ruangan.

Menurut Better Homes & Gardens, dracaena dinilai memiliki kemampuan dalam menyerap alergen dari udara dan menjebaknya di daunnya.

Karena tanaman ini bisa tumbuh menjadi besar, pastikan untuk memangkasnya secara teratur dan menyimpannya di tempat yang terkena dengan sinar matahari sedang.

Baca juga: 5 Tanaman yang Dibenci Tikus, Bisa Ditanam di Rumah

2. Bamboo Palm (palem kuning)

Ilustrasi tanaman bamboo palm.Lamyai/SHUTTERSTOCK Ilustrasi tanaman bamboo palm.
Bambu kuning juga dapat menjadi pilihan tanaman untuk mengusir alergi. Tanaman hias ini diyakini memiliki kemampuan untuk meningkatkan kualitas udara di rumah, menyaring karbon monoksida, formaldehida, xylene bahkan karbon, yang semuanya merupakan polutan yang dapat memperburuk gejala alergi.

Untuk menjaganya tetap sehat, siramlah tanaman ini secara teratur dan taruh di tempat yang mendapatkan sinar matahari.

Baca juga: 8 Inspirasi Tanaman Hias Gantung untuk Mempercantik Rumah

3. Gerbera Daisies

Ilustrasi gerbera daisy.tesdei/SHUTTERSTOCK Ilustrasi gerbera daisy.

Selama tidak alergi terhadap serbuk sari, tanaman berwarna cerah ini dapat menjadi pilihan tanaman untuk mengusir alergi. Gerbera daisies dapat membantu menyaring benzena, bahan kimia yang ditemukan dalam pestisida, cat, pewarna, dan asap tembakau.

Halaman:
Baca tentang
Video rekomendasi
Video lainnya


Rekomendasi untuk anda
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com