Kompas.com - 10/01/2021, 06:45 WIB
Ilustrasi berbaring di sofa. SHUTTERSTOCK/Pond SaksitIlustrasi berbaring di sofa.

KOMPAS.com - Setelah makan besar, biasanya aktivitas apa yang Anda lakukan?

Kebanyakan dari Anda mungkin menjawab duduk sejenak sambil menunggu makanan "turun".

Sementara beberapa orang mungkin duduk bersadar atau bahkan rebahan hanya beberapa saat setelah makan.

Hentikan kebiasaan itu jika Anda sering melakukannya karena berpotensi memicu kondisi berikut:

1. Kenaikan asam lambung
Menurut Healthline, kebiasaan rebahan setelah makan bisa memicu kenaikan asam lambung dan menyebabkan rasa tidak nyaman.

Ini lebih mungkin terjadi jika Anda menderita refluks asam atau penyakit gastroesophageal reflux (GERD).

GERD adalah gangguan pencernaan yang terjadi ketika asam lambung mengalir kembali ke kerongkongan, saluran yang menghubungkan tenggorokan ke perut.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Jika memiliki kondisi ini, lapisan esofagus Anda bisa teriritasi oleh refluks asam ini.

Makanan pedas dan asam seperti jeruk dan tomat mungkin sangat mengganggu. Sementara alkohol, cokelat dan peppermint dapat memperparah heartburn dan GERD.

Baca juga: Gerd Masih Sering Tak Dikenali, Waspadai Gejalanya


2. Mengganggu kualitas tidur
Gejala refluks dapat menyebabkan rasa tidak nyaman di dada dan rasa pahit di mulut.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X