Kompas.com - 18/01/2021, 21:48 WIB

"Katakan kepadanya bahwa mereka dapat bertanya dan berdiskusi kapan saja tentang seksualitas jika ada hal yang ingin ditanyakan," kata Hudi.

Berikan kesan pada anak bahwa dirinya mampu menunjukkan sikap yang baik, bersikap dewasa dan bertanggung jawab atas tindakan yang diperbuat.

Beberapa materi yang dapat didiskusikan orangtua dan anak antara lain tentang perawatan organ intim, masa puber, pacaran, menstruasi, kesuburan, kehamilan, kontrasepsi, hingga penyakit menular seksual.

"Suasana komunikasi seks dalam keluarga harus dibangun sedini mungkin dalam porsi yang disesuaikan dengan umur anak," paparnya.

Baca juga: Jangan Bingung, Ini Tips Sederhana Memberikan Edukasi Seks ke Anak

3. Menasihati dengan membuat anak merasa malu
Mungkin banyak orangtua yang berpikir bahwa membuat anak sadar dengan kesalahan yang dilakukan akan membuatnya berhenti melakukan kesalahan itu.

Termasuk dalam hal mengakses konten dewasa.

Misalnya, dengan mengatakan pada anak kalimat seperti "ibu tidak percaya kamu akan melakukan ini!".

Namun, menurut Protect Young Minds, kalimat semacam itu ternyata sama berbahayanya dengan apa yang anak lakukan pertama kali.

"Kenapa demikian? Karena seiring berjalannya waktu, anak akan melihat dirinya sebagai anak yang nakal, bukan anak baik yang membuat pilihan buruk," tulis laman tersebut.

Rasa malu hanya akan membuat anak bersembunyi dan mencegah mereka untuk mendapatkan bantuan yang diperlukan.

Halaman:
Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.