Kompas.com - 21/01/2021, 15:13 WIB
Ilustrasi SHUTTERSTOCKIlustrasi

Peluk anak, usap rambutnya, atau lakukan apa pun yang bisa menenangkan. Mengetahui orangtuanya hadir dapat membuat anak menjadi lebih tenang.

Beberapa orangtua mungkin merasa malu atau bahkan marah saat anaknya menangis histeris. Sebab merasa reaksi anak berlebihan.

Kendati demikian, orangtua tetap harus menjaga nada bicara tetap netral dan menanyakan apa yang salah. Beri tahu anak dirinya akan baik-baik saja.

Jangan meninggikan suara apabila tangisan anak tak kunjung reda. Usahakan untuk menenangkan anak agar dia mau mendengarkan.

Baca juga: Penyebab Anak Sering Menangis Histeris di Ruang Publik

2. Validasi kekhawatiran

Ketika anak sudah tenang, orangtua dapat memberi tahu anak bahwa dirinya siap mendengarkan. Biarkan anak mengutarakan kekhawatirannya.

Apapun masalah anak, jangan menilai atau mengatakan dirinya tidak harus takut dan cemas. Sebaliknya, ulangi perkataan anak tentang kekhawatirannya.

Dengan begitu anak tahu bahwa orangtuanya mendengarkan dan memahami perasaannya.

3. Tawarkan solusi

Bila anak sudah tenang dan mau menceritakan kekhawatirannya, orangtua dapat menawarkan solusi. Ingatkan tentang sesuatu yang menyenangkan.

Misalnya, apabila anak menangis karena mainannya rusak, orangtua bisa membantu mencoba memperbaikinya. Dengan begitu anak bisa memainkannya lagi.

Orangtua juga dapat menyarankan anak melakukan aktivitas lain yang disukai seperti memainkan alat musik, melukis, bernyanyi, atau membuat puzzle.

Setelah anak tenang, akan jauh lebih mudah untuk orangtua mengalihkan perhatiannya. Tetaplah tenang, suportif , dan positif agar anak tidak lagi histeris.

Baca juga: 10 Cara Menenangkan Bayi Menangis


Halaman:


Sumber Moms
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X