Kompas.com - 11/02/2021, 17:00 WIB
Ilustrasi pangsit rebus ShutterstockIlustrasi pangsit rebus

Kue keranjang menjadi simbol atas pendapatan dan jabatan yang lebih tinggi, anak-anak yang berkembang dengan baik, dan secara umum menjanjikan tahun yang lebih baik dari sebelumnya.

Jadi, mereka percaya, mengonsumsi kue keranjang selama perayaan Imlek atau Tahun Baru Kalender Lunar mendatangkan keberuntungan dan nasib baik bagi yang memakannya.

Baca juga: Resep Puding Vanila Jeruk untuk Dessert Imlek

3. Pangsit

Selanjutnya ada pangsit yang melambangkan kemakmuran, kekayaan, dan kelimpahan. Pangsit dimakan saat Tahun Baru Imlek karena bentuknya seperti batangan emas.

Masyarakat Tionghoa percaya makan pangsit saat Tahun Baru Imlek dapat menghasilkan kekayaan sepanjang tahun.

Ada kepercayaan semakin banyak pangsit yang dimakan, maka jumlah kekayaannya juga semakin banyak.

Pangsit biasanya terbuat dari daging dan sayuran cincang yang dibungkus dengan selembar adonan kulit.

Secara tradisional, pangsit rebus dimakan selama Imlek dan terkadang ada koin di dalamnya untuk menarik kekayaan.

Di Tiongkok Utara, pangsit bisa memiliki arti berbeda tergantung dari isiannya. Misalnya, isian berbahan dasar seledri berarti kerja keras.

Kerja keras dapat mengarah pada kehidupan kaya. Sedangkan isian kubis berarti ada ratusan cara untuk menarik kekayaan.

Baca juga: Apa Bedanya Kulit Siomay, Pangsit, dan Kuotie?

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.