Kompas.com - 19/02/2021, 12:24 WIB
Ilustrasi masker medis SHUTTERSTOCK/eakkachai halangIlustrasi masker medis

KOMPAS.com - Penyebaran virus corona yang lebih cepat saat ini seakan membuat masyarakat bingung mengenai penggunaan masker.

Ada yang menganggap masker wajah biasa harus diganti dengan masker medis berkualitas tinggi seperti N95. Ada pula yang berpikir untuk memakai masker bedah dengan cara didobel alias dirangkap.

Pertanyaannya, mana yang lebih efektif menghalau penyebaran virus corona? Masker N95 atau dua masker wajah yang dirangkap?

Masker N95 tidak disarankan bagi masyarakat

Masker wajah N95 dianggap sebagai standar terbaik, namun masker ini tidak disarankan untuk digunakan oleh masyarakat umum.

Baca juga: Membandingkan Efektivitas Berbagai Jenis Masker, dari Masker Medis, N95, hingga Scuba

Tidak seperti masker kain dan masker bedah, masker N95 harus diuji secara ketat oleh lembaga berwenang. Untuk mendapatkan izin, setiap masker N95 harus menyaring minimal 95 persen partikel yang sangat kecil di udara.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Karena pasokan N95 terbatas, maka CDC menyebut jika masker tersebut harus diutamakan untuk tenaga kesehatan.

Jadi, jika kita tidak bekerja di sektor esensial, kita dianjurkan mencari masker dengan dua atau lebih lapisan kain tenun yang dapat dicuci, memudahkan bernapas (breathable), dan rapat, atau masker bedah tiga lapis.

Jika dipakai dengan benar, masker kain dua lapis atau masker bedah tiga lapis akan membantu mencegah kita dari infeksi Covid-19.

Baca juga: Dapat Cemari Lingkungan, Ini Tips Aman Buang Masker

"Kita mungkin tidak perlu masker N95 itu karena paparan kita terhadap virus tidak mungkin pada jumlah sama seperti yang mungkin ditemui oleh dokter gigi," kata Neal Goldstein, asisten profesor penelitian epidemiologi dan biostatistik di Drexel University.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.