Kompas.com - 24/02/2021, 19:59 WIB
|
Editor Wisnubrata

KOMPAS.com - Seseorang berbohong kepada pasangan umumnya karena ia tidak ingin melukai hati pasangannya, atau ada sesuatu yang ditutupi.

Kita biasanya sulit mengetahui kapan pasangan berbohong. Namun menurut studi terbaru, ada cara sederhana untuk mengenali gelagat pasangan yang berbohong, yaitu dengan melihat mata pasangan.

Studi itu diteliti oleh Jack Schafer, PhD, profesor di Western Illinois University's Law Enforcement and Justice Administration (LEJA) Department dan dimuat ke dalam jurnal Psychology Today.

Schafer mengatakan, kita perlu menetapkan dasar atau patokan sebagai pembanding agar tes ini berfungsi mirip seperti tes detektor kebohongan.

Amati karakteristik pasangan dalam kondisi normal untuk membantu membedakan kebenaran dan kebohongan yang dibuat pasangan.

Berdasarkan serangkaian penelitian, Schafer menjelaskan ketika orang berbohong, maka pupil mata akan membesar.

Pasalnya, berbohong menyebabkan peningkatan permintaan kognitif dan pelebaran pupil menunjukkan peningkatan permintaan kognitif.

Baca juga: 6 Cara Kembalikan Kepercayaan Pasangan Setelah Ketahuan Berbohong

Saat pasangan berusaha membuat cerita atau penjelasan yang tidak memiliki kebenaran, otak mereka akan memprosesnya secara berbeda.

Tentu saja, ada beberapa orang yang lebih baik dalam hal berbohong jika ia sudah sering berbohong sebelumnya.

Satu studi yang diterbitkan ke dalam jurnal Frontiers in Psychology melibatkan 48 mahasiswa di Cina untuk melihat apakah berbohong bisa menjadi tindakan yang otomatis dengan latihan.

Peserta diarahkan untuk menjawab serangkaian pertanyaan baik dengan jujur atau berbohong secepat mungkin.

Kemudian, peserta diminta untuk mempercepat respons mereka, dan membuat lebih sedikit kesalahan dengan kebohongan.

Para peneliti menemukan, peserta studi menjadi pembohong yang lebih efisien dengan latihan, dan hanya membutuhkan lebih sedikit usaha kognitif.

Dengan kata lain, jika pasangan terlatih dalam berbohong, kita akan lebih sulit mengetahuinya secara fisik.

Baca juga: Tangkap 7 Sinyal Orang Sedang Bicara Bohong pada Anda

Namun ada tanda fisik lain yang dapat memberi petunjuk kepada kita terkait ketidakjujuran pasangan, yaitu:

1. Pasangan menunjukkan tanda stres

Bagi kebanyakan orang, terutama yang menghargai kejujuran, kebohongan besar lebih sulit untuk disampaikan.

Jika kita melihat tanda-tanda stres pada pasangan, kemungkinan kita sudah mendeteksi kebohongannya.

Roger Strecker, Sr, interogator analisis perilaku yang memiliki pengalaman lebih dari 30 tahun di bidang penegakan hukum, belum lama ini mengungkapkan pendapatnya kepada NBC News.

"Sistem ganglia limbik dan basal adalah dua komponen penting dari otak manusia yang mengendalikan pemrosesan stres dan atribut penipuan nonverbal yang ditunjukkan manusia," tuturnya.

Hal ini mencakup perubahan pernapasan, keringat, sentuhan wajah, gelisah, atau apa pun yang menyimpang dari perilaku dasar.

Baca juga: Orang yang Berbohong Ternyata Suka Menunjukkan Gestur Ini

2. Memberikan informasi terlalu banyak atau terlalu sedikit

Orang sering mengabaikan detail saat berbohong.

Namun bagi orang yang berbohong, semakin banyak ucapan yang keluar dari mulutnya, maka ia akan berisiko menerima semakin banyak pertanyaan dari pasangannya.

Para ahli mengatakan, orang yang berbohong biasa melakukan overshare atau memberikan informasi terlalu banyak untuk mengalihkan perhatian dan membuat dia tampak percaya diri.

"Ketika seseorang memberi Anda terlalu banyak informasi, yang tidak diminta dan terlalu detail, ada kemungkinan sangat tinggi bahwa dia tidak mengatakan yang sebenarnya."

Demikian kata Lillian Glass, analis perilaku dan pakar bahasa tubuh.

"Pembohong sering berbicara banyak karena mereka berharap dengan terlihat terbuka, orang lain akan mempercayainya."

Baca juga: Pesan Bohong pada Pasangan Mudah Terdeteksi Lho

3. Pasangan tiba-tiba terdiam

Mengatakan kebohongan yang tidak nyaman memicu semua jenis alarm di dalam tubuh. Beberapa orang dilaporkan bereaksi dengan diam sesaat sambil mengarang cerita.

"Ini mungkin merupakan tanda 'pertarungan' neurologis primitif, bukan respons 'lari', karena tubuh memposisikan dan mempersiapkan diri untuk kemungkinan konfrontasi," kata Glass.

"Jika Anda mengamati sikap kaku dan tanpa gerakan, itu umumnya merupakan tanda peringatan bahwa ada sesuatu yang tidak beres."

4. Memberi isyarat dengan tangan setelah berbicara

Sama seperti pupil yang membesar karena otak memproses informasi yang lebih kompleks, beberapa orang juga tidak sengaja memberi isyarat tangan mereka saat berbohong.

Traci Brown, ahli bahasa tubuh yang berpartisipasi dalam program pelatihan penipuan dengan anggota FBI menjelaskan tanda seseorang yang berbohong dengan cara ini.

"Pikiran bekerja terlalu banyak termasuk mengarang cerita, mencari tahu apakah mereka dipercaya, dan menambahkan cerita yang sesuai."

"Jadi isyarat normal yang biasanya terjadi tepat sebelum memberikan pernyataan, justru terjadi setelah mereka memberikan pernyataan," sebut dia.

Baca juga: Bahasa Tubuh yang Menandakan Seseorang Berbohong

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber BestLife
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.