Kompas.com - 08/03/2021, 18:14 WIB
Menerima kelemahan diri bisa membuat kita lebih bahagia dan menjadi pribadi yang lebih baik. PEXELS/ARTEM BELIAIKINMenerima kelemahan diri bisa membuat kita lebih bahagia dan menjadi pribadi yang lebih baik.
Editor Wisnubrata

KOMPAS.com - Siapa sih yang tidak ingin pandemi segera berakhir? Rasanya kita semua sudah tidak sabar untuk berkumpul dengan kerabat dan sahabat tanpa perlu memakai masker serta menjaga jarak.

Sayangnya, keinginan itu seringkali lupa diiringi dengan tindakan, seperti menerapkan protokol kesehatan (prokes).

Coba perhatikan, masih banyak orang yang setengah-setengah memakai masker dengan alasan pengap. Tidak sedikit pula yang suka nongkrong berlama-lama di kafe karena bosan di rumah.

Akibatnya, angka kasus Covid-19 di Tanah Air pun melejit tajam. Pada Jumat (5/3/2021) saja, Indonesia sudah mencatatkan lebih dari 1,38 juta kasus positif.

Angka tersebut akan terus bertambah selama kita masih mengutamakan kepentingan pribadi ketimbang keselamatan bersama.

Hal ini juga akan menimbulkan lebih banyak kerugian. Salah satunya adalah menurunnya pertumbuhan ekonomi.

Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan, produk domestik bruto (PDB) RI pada kuartal III-2020  minus 3,49 persen (year on year/yoy).

Memang angka tersebut sudah membaik dibandingkan kuartal II-2020 yang ekonominya mengalami penurunan sampai 5,32 persen. Namun, bukan berarti Indonesia lepas dari ancaman resesi lho.

Mengalami resesi berarti kita akan menerima dampak yang bersifat domino dalam kegiatan ekonomi.

Di antaranya, investasi anjlok sehingga semakin banyak perusahaan melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK), penurunan produksi barang dan jasa, hingga macetnya kredit perbankan.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X