Kompas.com - 12/03/2021, 21:00 WIB
Bunga melati dalam keranjang. ShutterstockBunga melati dalam keranjang.

KOMPAS.com - Di antara berbagai jenis bunga yang ada di sekitar kita, mungkin bunga melati menjadi salah satu yang aromanya paling mudah dikenali.

Manfaat bunga melati ternyata bisa kita peroleh lewat berbagai cara penggunaan, mulai dari diminum sebagai teh, dioleskan ke kulit sebagai losion, hingga dihirup aromanya melalui parfum atau minyak esensial.

Di antara sederet manfaat kesehatan dari bunga melati, salah satunya adalah membangkitkan gairah seksual.

Wah, benarkah demikian?

Melansir Indigo Herbs, para ahli herbal zaman kuno sudah memanfaatkan bunga melati sebagai obat herbal peningkat libido karena memiliki sifat afrodisiak alias membangkitkan gairah seksual.

Aromanya yang eksotis dan "memabukkan" tidak hanya bisa membangkitkan semangat, tetapi juga membantu meluruhkan hambatan emosional pasangan dan meningkatkan perasaan keintiman.

Sifat anti-depresan dari bunga melati dipadukan dengan kemampuannya memberikan efek rileks menjadikan minyak bunga melati sangat baik dimanfaatkan untuk mengatasi masalah seksual yang ada di dalam pikiran seseorang, bukan berkaitan masalah fisiologis yang berkaitan langsung dengan sistem reproduksi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Selain digunakan dalam bentuk minyak esensial, bunga melati yang dijadikan parfum juga mampu menghantarkan suasana hati yang lebih bergairah.

Baca juga: Teh Melati Membantu Menurunkan Berat Badan, Benarkah?

Ilustrasi bunga melatiPIXABAY/LEETING Ilustrasi bunga melati

Bunga para pengantin

Menurut Healthline, di India, bunga melati sering kali disertakan dalam dekorasi kamar pengantin baru untuk meningkatkan suasana hati yang romantis.

Di Indonesia tak begitu berbeda. Bunga melati juga sering disertakan dalam prosesi pernikahan, seperti menjadi bagian dari dekorasi di gedung pernikahan atau bahkan ritual siraman para calon pengantin Jawa.

Bukti ilmiah tentang sifat afrodisiak bunga melati memang masih terbatas.

Meski begitu, kebanyakan dari kita mungkin sepakat bahwa menghirup aroma melati pada sesi pijat aromaterapi, misalnya, dapat meningkatkan suasana hati dan meningkatkan perasaan romantis dan positif, serta peningkatan energi.

Baca juga: Benarkah Afrodisiak dapat Merangsang Gairah Seksual?

Secara teori, aspek-aspek tersebut dapat memicu suasana intim dan seks.

Selain itu, menurut sebuah penelitian kecil yang mengamati hubungan antara bau dan respons seksual, efek stimulan aroma bunga melati pada gelombang otak dapat membuat seseorang lebih waspada terhadap isyarat seksual dan kemungkinan dapat meningkatkan aliran darah ke penis.

Jika Anda sedang mencari cara untuk "menghidupkan" kembali suasana di kamar tidur dan ingin mencoba menggunakan aroma bunga melati, cobalah mengoleskan sedikit minyak esensial bunga melati ke leher.

Panas tubuh Anda akan membuat aromanya semakin kuat, yang pada akhirnya akan semakin membangkitkan gairah.

Anda juga bisa menambahkan beberapa tetes minyak esensial bunga melati ke tempat tidur, bak mandi air hangat, atau diffuser di kamar tidur.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.