Kompas.com - 27/05/2021, 12:00 WIB

Juga, MSCHF mengklaim jika di bagian midsole sepatu setan itu terkandung darah manusia yang diambil dari seorang anggota tim di perusahaan tersebut.

Jadi ironis bagi Nike, yang beberapa waktu lalu menggugat sebuah perusahaan karena pelanggaran merek dagang, kini justru melanggar merek dagang instansi pemerintah AS guna mengambil keuntungan.

USPS pun sempat menyebut bahwa Nike adalah merek yang "munafik".

"Ini adalah situasi yang tidak menguntungkan, di mana merek sebesar Nike yang secara agresif melindungi kekayaan intelektual merek memanfaatkan merek lain untuk keuntungannya sendiri."

Namun polemik itu kini sudah berlalu. Tanpa menempuh jalur hukum, kedua pihak mencapai kesepakatan untuk merilis sneaker USPS Air Force 1 pada Jumat, 28 Mei 2021.

Baca juga: Sepatu Sampel Nike Air Yeezy Milik Kanye West Ditawarkan Rp 14,6 Miliar

Satu hal yang mungkin membuat kita penasaran adalah, bagaimana proses lobi-lobi di balik kesepakatan tersebut?

Berapa besar uang yang harus digelontorkan Nike kepada USPS agar sepatu itu bisa dipasarkan secara resmi?

Well, sejauh ini hanya Nike dan USPS yang mengetahui hal itu.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.