Kompas.com - 15/07/2021, 16:29 WIB

KOMPAS.com – Menghargai diri sendiri adalah salah satu sikap yang harus dimiliki setiap orang.

Dengan menghargai diri sendiri, kita akan hidup lebih nyaman. Sebab, kita bisa menerima diri sendiri tanpa perlu membandingkan keadaan dengan orang lain.

Sayangnya, kini dunia semakin membuat kita terpaksa menunjukkan kalau kehidupan kita lebih baik dan menarik dibanding orang lain, atau malah memaksa kita menjadi “yes man” agar semua orang suka. 

Baca juga: Cara Menghargai Diri Sendiri, untuk Self-Esteem yang Sehat

Hal seperti itulah yang justru bisa membuat kita tidak percaya diri dan cemas. Tanpa sadar, rasa menghargai diri sendiri pun semakin menurun.

Nah, untuk mengetahui apa saja tanda bahwa kita kurang menghargai diri sendiri, simak ulasan berikut ini.

1. Mempertahankan pasangan yang menyiksa

Mengatakan, “tinggalkan saja hubunganmu yang toksik” memang mudah, tapi melakukannya? Tidak.

Tapi ingat, tetap berada dalam hubungan yang buruk, baik persahabatan maupun asmara, adalah tanda bahwa kita tidak menghargai diri sendiri.

Sebab, menghargai diri berarti tidak memaksakan diri untuk menerima perilaku buruk pada kita.

Jika seseorang masih menerima perlakuan buruk, mungkin dia belum menyadari kalau dia tidak pantas menerimanya.

Artinya, dia tidak cukup menghargai diri sendiri untuk mengakuinya.

2. Hobi mengecam diri sendiri

Merendahkan diri sendiri memang tidak aneh, apalagi dalam konteks bercanda.

Biasanya, jika seseorang tidak nyaman menerima suatu pujian atau tidak ingin terlihat sombong, dia akan merendahkan sifat positif dan pencapaiannya.

Namun, ada perbedaan antara bercanda dan mengecam diri sendiri terus menerus.

Jika sulit, cobalah pikirkan jika kita sedang berbicara dengan orang lain. Kita tidak akan mau kan mengatakan hal buruk tentang dia

Jadi, lakukan hal yang sama pada diri sendiri!

3. “Yes Man”

Menghargai diri sendiri berarti kita mampu mengatakan tidak.

Sebagai orang dewasa, kita tidak punya orang yang memutuskan sesuatu untuk kita. Kita harus melakukan semuanya sendiri, termasuk berkata “tidak.”

Demi menjaga kesehatan mental, terkadang kita harus mengatakan “tidak” dalam beberapa situasi.

Baca juga: Belajar Percaya Diri dan Menghargai Tubuh dari Madonna...

Misalnya, tidak datang ke pesta saat kelelahan, atau tidak berkencan jika kita tidak tertarik.

Menolak lembur ketika kita tahu atasan hanya memanfaatkan kita juga penting, lho.

Jika kita terlalu penurut, ada kemungkinan itu menjadi tanda bahwa kita tidak menghargai diri sendiri.

4. Sulit mengungkapkan keinginan

Merasa sulit mengungkapkan perasaan atau keinginan diri sendiri? Hati-hati, itu juga adalah ciri kalau kita kurang menghargai diri sendiri.

Mungkin, kita berpikir, diri kita tidak pantas mendapatkan sesuatu. Padahal, tidak begitu, semua orang pantas mendapatkan apa yang mereka inginkan.

Tentu butuh latihan dan keberanian untuk meminta sesuatu, namun keterampilan ini berguna. Jika kita tidak meminta, tentu kita tak bisa menerimanya.

5. Orang-orang menjadi “kelewat batas”

Batas di sini bisa berarti tubuh, properti, atau kesehatan mental kita.

Misalnya, meminta izin sebelum berhubungan seksual, tidak mengenakan sepatu kotor ke dalam rumah, atau meminta izin sebelum menumpahkan kekesalan pada kita.

Nah, jika kita tidak menghargai diri sendiri, orang-orang bisa seenaknya dan kita juga tidak bisa menghentikan mereka.

Orang-orang yang “kelewat batas” ini bisa sangat dekat dengan kita. Mulai dari pacar hingga keluarga atau kolega. Jadi, waspadalah.

Ingat, orang-orang yang menghargai diri sendiri tidak akan membiarkan orang-orang melewati batas.

Artinya, kita harus mampu menetapkan batas lebih baik daripada orang lain.

6. Melukai diri sendiri

Merawat tubuh adalah tanda menghargai diri.

Kita tidak akan meninggalkan sampah di tempat ibadah atau tempat bersejarah karena takut mengotorinya kan?

Nah, pakailah analogi ini pada tubuh kita sendiri.

Baca juga: Orangtua, Ajarilah Anak Lelaki Anda untuk Menghargai Wanita

Mengotori tubuh yang telah diberi hal baik seperti nutrisi yang cukup, istirahat, dan olahraga lalu mengotorinya dengan hal negatif, sama saja dengan membuang sampah sembarangan.

Jika kita masih melakukannya, cobalah untuk lebih menghargai diri sendiri ya.

7. Lebih baik bersama seseorang dibanding melajang

Takut sendirian bisa memiliki berbagai macam makna. Salah satunya, kurang menghargai diri sendiri.

Terkadang, kita menganggap diri tidak berharga jika sendirian, dan membutuhkan seorang pasangan untuk memberi kita arti hidup.

Pola pikir seperti ini yang membuat orang-orang sering terjebak dalam hubungan toksik.

Sebab, mereka selalu berpikir akan lebih baik bersama seseorang (yang buruk) dibandingkan melajang.

8. Selalu minta maaf

Sering kali, meminta maaf memang diperlukan dalam. Namun, tidak baik jika berlebihan.

Kita memang harus meminta maaf saat melakukan kesalahan. Namun, selalu meminta maaf untuk semua yang kita lakukan adalah tanda bahwa kita tidak menghargai diri sendiri.

Kita harus belajar untuk tidak meminta maaf saat memperjuangkan hak.

Ingat, kita tidak boleh meminta maaf hanya karena hidup di dunia ini.

9. Rela melakukan apapun untuk membuat orang senang

People pleasing alias selalu ingin memuaskan orang lain bisa jadi tanda kita kurang menghargai diri.

Baca juga: Wanita yang Menghargai Diri Sendiri Bakal Langgeng dalam Hubungan Asmara

Terkadang, hal ini dapat menunjukkan kalau kita lebih menghargai persetujuan orang lain dibanding diri sendiri.

Memang, tidak aneh jika kita ingin orang lain menyukai atau menerima kita.

Tapi, jika kita mulai mengkhianati diri demi mendapatkan pesetujuan dari orang lain, itulah masalahnnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Bolde
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.