Kompas.com - 21/07/2021, 11:18 WIB

Namun, apa bahayanya? Dan apa alternatifnya? Berikut ulasannya.

Ancaman cedera

“Mungkin jelas bahwa anak bisa mengalami cedera saat lepas dari pengawasan dan terjatuh dari tangga."

"Namun, ada beberapa cedera lain yang penyebabnya tidak terpikirkan oleh kita, seperti meraih kompor atau memegang sebuah lilin."

"Intinya, anak bisa mengambil apa pun yang bisa dia raih,” ujar dokter anak Kimberly Giuliano, MD.

“Anak bisa berjalan dengan cepat, sejauh beberapa kaki hanya dalam beberapa detik saja. Jauh lebih cepat dari orang dewasa yang berlari,” tambah Giuliano.

Baca juga: Seri Baru Jadi Ortu: Dibanding Baby Walker, Ahli Sarankan Anak Dititah

Karena itu, jangan pernah berpikir untuk menaruh anak di baby walker saat berada di luar rumah.

Jalanan di sekitar rumah kita bisa saja rata, lengkap dengan rumput yang lembut, namun, bahaya anak berjalan ke arah kolam atau ke jalan raya tetap mengintai.

Baby walker tidak membantu anak berjalan

Selain alasan keamanan, Giuliano menjelaskan tentang adanya kesalahan pemahaman terkait manfaat baby walker bagi anak.

“Alat ini dapat menunda perkembangan motorik anak,” kata dia.

“Otot yang digunakan anak saat melakukan gerakan berjalan dalam sebuah berbeda dengan otot yang digunakan saat berjalan dengan tenaga sendiri."

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.