Kompas.com - 23/07/2021, 19:27 WIB
Ilustrasi ThinkstockphotosIlustrasi
|
Editor Wisnubrata

KOMPAS.com – Jika umur sudah memasuki 20 akhir hingga awal 30 tahunan, biasanya orang-orang di sekitar kita mulai mendesak kita untuk menikah.

Dan biasanya, mereka yang “bebal” sering mendapat sindiran atau dicap terlalu pemilih. Ada juga yang memandang rendah orang yang terlambat atau menunda pernikahan mereka.

Padahal, bisa saja orang yang memilih untuk menikah terlambat itu belum menemukan orang yang tepat dan tidak ingin menikahi orang yang salah.

Lagipula, ada beberapa alasan bagus mengapa menikah terlambat lebih baik dibanding menikah dengan orang yang salah, seperti berikut ini.

1. Kemungkinan berpisah lebih kecil

Saat kita menunggu untuk bertemu seseorang yang tepat, kemungkinan untuk menikahi seseorang yang tidak baik pun menurun.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Jadi lebih baik menunggu orang yang tepat dibanding menikahi sembarang orang hanya karena “sudah cukup umur.”

Pasalnya banyak orang yang tidak mendapatkan kebahagiaan dalam pernikahan mereka karena ternyata pasangannya tidak sesuai harapan. Akhirnya pernikahan pun berujung pada perceraian.

Baca juga: Cegah Penyesalan, Pertimbangkan Dulu Ini Sebelum Menikah Muda

2. Bisa memprioritaskan diri sendiri

Jika kita memprioritaskan diri kita sendiri, maka menikah terlambat adalah pilihan yang baik untuk kita.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.