Kompas.com - 02/08/2021, 12:04 WIB
Billie Eilish dalam sampul British Vogue edisi Juni 2021. BRITISH VOGUEBillie Eilish dalam sampul British Vogue edisi Juni 2021.
|
Editor Wisnubrata

KOMPAS.com – Baru-baru ini, penyanyi Billie Eilish menceritakan tentang perjuangannya menghadapi isu citra tubuhnya.

Dalam wawancaranya bersama The Guardian untuk mempromosikan album barunya, Happier Than Ever, penyanyi berusia 19 tahun ini mengungkapkan bagaimana bagaimana media sosial mempengaruhi pandangannya tentang tubuhnya sendiri.

"Di internet, orang-orang memandangku dengan cara berbeda. Dan aku langsung berpikkir, ‘Oh Tuhan, apakah aku benar-benar terlihat seperti itu?’” kata Eilish.

Eilish mengakui bahwa dirinya tahu sisi negatif dan positif dari industri hiburan. Ia juga paham apa saja yang dilakukan orang-orang pada foto-fotonya dan tahu bahwa bisa saja itu palsu.

“Namun, aku tetap melihatnya dan berkata, ‘Oh Tuhan.’ Itu benar-benar membuatku merasa buruk,” kata Eilish.

Eilish sendiri sebenarnya percaya diri dan bahagia akan hidupnya. Namun, dia mengaku tidak bahagia dengan tubuhnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Tapi, siapa yang suka dengan tubuhku?” tambahnya.

Baca juga: Begini Cara Billie Eilish Balas Mereka yang Hina Tubuhnya

Menurut Eilish, foto-fotonya yang diambil oleh paparazzi sangat berpengaruh pada pandangan dan perasannya terhadap tubuhnya, begitu pula bagaimana komentator di media sosial bereaksi terhdap foto-fotonya.

"Kita membutuhkan tubuh untuk makan, berjalan, dan buang air. Kita hanya membutihkan tubuh untuk bertahan. Menurutku konyol jika ada orang yang peduli dengan bentuk tubuh mereka. Mengapa kita harus peduli?” kata Eilish.

"Saat aku ada di atas panggung, aku harus memisahkan pikiran tentang tubuhku. Apalagi, aku mengenakan pakaian yang berukuran besar dan membuatku mudah bergerak tanpa perlu memperlihatkan semuanya,” tambahnya.

Eilish mengungkapkan hal itu dilakukannya karena ia memiliki hubungan yang sangat buruk dengan tubuhnya sendiri. Membuatnya harus melepaskan pikiran di atas panggung.

Peraih Grammy ini juga nampak tidak pernah bosan membicarakan isu terkait citra tubuh, apalagi jika itu terkait dengan wanita muda. Eilish menekankan bahwa hal yang sama juga terjadi pada isu tentang rambut.

"Mengapa semua orang begitu mempedulikan dan membeci rambut dan bulu? Semua orang memiliki rambut di kepala, dan itu terlihat keren dan cantik,” ujar Eilish.

Baca juga: Billie Eilish Pamer Body dengan Swimsuit, dan Kritik Warganet...

Eilish juga mengatakan bahwa ia menyukai rambutnya dan bebas melakukan apapun terhadap rambutnya.

“Terlalu memikirkan rambut dapat membuatmu gila,” kata Eilish.

Eilish mengakui bahwa ia terganggu dengan dengan orang-orang yang melakukan prosedur untuk tubuhnya tapi tidak mengakuinya. Menurut Eilish, itu sama saja dengan mempromosikan standar rubuh yang tidak bisa dicapai.

"Tidak apa-apa jika seperti itu dan melakukan hal yang membuatmu bahagia. Namun, saat kita menyangkalnya dan mengatakan bahwa kita mendapatnya dengan usaha sendiri, itu yang membuatku marah,” kata Eilish.

"Tidak baik bagi anak muda untuk melakukan hal itu,” tambahnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Sumber People
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.