Kompas.com - 16/08/2021, 21:01 WIB
|
Editor Wisnubrata

KOMPAS.com - Mempunyai rambut indah dan sehat adalah dambaan semua wanita.

Untuk mewujudkan hal itu, kita biasanya akan pergi ke salon dan menggunakan berbagai produk perawatan rambut.

Namun beberapa kesalahan, termasuk merawat rambut secara berlebihan justru membuat rambut kita kering, bercabang, hingga rusak.

Guna memeroleh hasil maksimal dari perawatan rambut, hindari kesalahan berikut ini ya.

1. Terlalu sering atau jarang keramas

Membersihkan rambut secara berlebihan akan memudarkan minyak alami di rambut, sehingga rambut lebih mudah rapuh dan patah.

"Pori-pori di kulit kepala bisa tersumbat karena minyak berlebih, yang menarik lebih banyak kotoran," kata penata rambut Lauren E Hack.

Cobalah untuk keramas sekitar tiga hingga empat kali dalam seminggu.

"Di sela-sela keramas, campurkan minyak dengan lapisan tipis sampo pada akar rambut dan gunakan sisir untuk mendistribusikan minyak rambut dari akar ke ujung."

Begitu penjelasan Nick Penna, pemilik dan penata rambut di SalonCapri di Boston, AS.

Baca juga: Agar Rambut Sehat, Seberapa Sering Harus Keramas

2. Membasahi rambut dengan air yang terlalu panas

Kerusakan rambut bisa terjadi jika kita membilas rambut dengan air yang terlalu panas.

"Jika air terlalu panas untuk disentuh, air itu bisa merusak rambut," ucap Jenna Mast, penata rambut di New York.

"Kita bisa menggunakan air hangat untuk membersihkan sampo di rambut. Ini memungkinkan kutikula rambut terbuka dan memastikan bagian dalam dan luar rambut bersih."

Setelah itu, bilas rambut dengan air dingin untuk menutup kutikula dan membuat rambut berkilau lebih lama.

Baca juga: Keramas dengan Air Panas buat Rambut Kusam

3. Memakai sampo yang merusak warna cat rambut

Jika kita mengecat rambut, gunakan sampo yang aman dan tidak merusak warna cat rambut.

"Tanpa sampo itu, warna cat akan memudar dengan cepat dan rambut kita bisa mengering," cetus Hack.

Ia menganjurkan penggunaan sampo yang dapat membersihkan rambut secara lembut tanpa merusak warna dan memberikan kelembapan yang tepat.

Bagi yang memiliki rambut pirang, hindari beberapa sampo yang diklaim dapat mencerahkan warna rambut.

"Jika kita terlalu sering menggunakan sampo tersebut, rambut kita akan terlihat kusam dan berwarna abu-abu atau gelap," kata Hack.

Baca juga: 5 Kesalahan Pemilihan Sampo yang Sebabkan Rambut Rontok

4. Menerapkan kondisioner di akar rambut

Saat menerapkan kondisioner, sebaiknya mulailah dari bagian tengah rambut hingga ke ujung.

"Ujung rambut adalah bagian yang paling tua, artinya bagian itu lama berada di kepala kita, mengandung sedikit kelembapan, jadi ujung rambut adalah area yang paling membutuhkan kondisioner," sebut Mast.

"Jumlah kondisioner yang kita butuhkan tergantung pada panjang, ketebalan, dan tekstur rambut kita, jadi konsultasikan kepada penata rambut jumlah kondisioner yang harus kita gunakan," tutur Penna.

Baca juga: Kondisioner Rambut Itu Perlu Asalkan Anda Paham Aturan Pakainya

5. Menyisir rambut dalam kondisi basah

Rambut basah tidak hanya berat, namun juga lebih rapuh. Jika kita menyisir rambut dalam kondisi tersebut, maka akan banyak helai rambut yang rontok.

Sebagai gantinya, sisir rambut sebelum kita mandi dan keramas.

"Menyisir rambut sebelum basah adalah kunci untuk menghindari rambut kusut," kata Mast.

Begitu selesai mandi, gunakan sikat atau sisir yang memang dirancang khusus untuk mengurai rambut dalam kondisi basah.

Baca juga: Apakah Tidur dengan Rambut Basah Dapat Merusaknya?

6. Menggunakan handuk secara kasar saat mengeringkan rambut

"Jangan meregangkan dan menarik rambut yang basah," ujar Mast.

Ketika mengeringkan rambut, gunakan handuk secara halus dan tidak terlalu menekan rambut.

Intinya, handuk menjadi sarana untuk menghilangkan kelembapan di rambut, bukan merusak rambut.

7. Mengikat rambut saat masih basah

Biarkan rambut dalam kondisi kering sebelum diikat atau disanggul. Atau, menurut Mast, kita bisa menggunakan sedikit serum atau produk perawatan tanpa bilas pada rambut.

"Kemudian kita bisa mengepang rambut menjadi agak longgar dan mencegah rambut terlalu kaku dan rontok."

Baca juga: Ini Rangkaian Risiko Terlalu Sering Mengikat Rambut

8. Menata rambut dengan sisir yang salah

Setiap tekstur rambut memerlukan sikat atau sisir yang berbeda. Cari sisir yang tepat untuk menjaga setiap helai rambut kita.

"Sikat bulu alami paling baik untuk rambut keriting dan lurus," kata Vincent Sideli, penata rambut di salon Yves Durif di New York.

"Sikat ini lembut untuk rambut, kutikula halus, melembapkan rambut, dan menciptakan hasil akhir yang indah dan berkilau."

Sementara itu, sisir berjenis paddle cocok bagi individu yang berambut lurus.

"Bantalan karet pada sisir paddle dirancang untuk menyatu dengan kulit kepala kita dan meminimalkan kerusakan rambut."

Baca juga: Pilihlah Sisir yang Sesuai dengan Jenis Rambut

9. Terlalu sering menggunakan dry shampoo

Dry shampoo atau sampo kering adalah salah satu inovasi di dunia kecantikan.

Dengan mengaplikasikan sampo kering, rambut berminyak bisa tampak lebih berisi, tebal, dan bebas minyak.

Namun, penggunaan sampo kering terlalu sering tidak baik untuk rambut kita.

"Minyak dan kotoran menumpuk setiap hari dan perlu dihilangkan dari kulit kepala dan rambut agar folikel kita tetap bersih dan seimbang," kata Sideli.

Sampo kering tidak menghilangkan kotoran tersebut, melainkan justru menyumbat folikel rambut, yang menyebabkan rambut rontok dan susah tumbuh.

Batasi penggunaan sampo kering maksimal satu sampai dua kali dalam seminggu.

"Pada saat kita tidak menggunakan sampo kering, tetapi membutuhkan perbaikan akar rambut yang cepat, pijat kulit kepala dengan ujung jari untuk melonggarkan dan memecah penumpukan," ucap Mast.

"Kemudian, ambil sisir paddle atau sikat bulu, sikat kulit kepala dari akar ke ujung sembari mendistribusikan minyak alami kulit kepala melalui helai rambut kita."

Cara ini akan membuat rambut berkilau tanpa ada residu berminyak di kepala.

10. Terlalu sering mewarnai rambut

Mewarnai rambut adalah proses kimia yang dapat merusak helai rambut kita.

"Batasi mewarnai rambut kita," kata Kim V, duta global BlondMe dan pewarna rambut selebritas.

"Jika pewarna rambut temporer dirasa kurang, kita dapat menggunakan ekstensi rambut untuk mengubah rambut tanpa mengganti warna."

Baca juga: Ingin Mewarnai Rambut, Jangan Lupakan Tips Perawatan Ini

11. Keseringan memotong rambut sendiri

Pandemi yang mengharuskan kita banyak di rumah membuat aktivitas potong rambut harus dilakukan sendiri.

Namun, sebaiknya urusan memotong rambut diserahkan kepada ahlinya.

"Potongan rambut yang tepat membutuhkan ahli yang memahami prinsip-prinsip pemotongan rambut," kata Sheenon Olson, direktur kreatif ATMA Beauty di Miami.

"Saya menyarankan semua orang untuk tidak memotong rambut sendiri karena penata rambut kita akan sulit memperbaiki rambut kita nantinya."

Di sisi lain, Hack mengatakan kita harus sering memangkas rambut agar rambut cepat tumbuh.

"Semakin lama kita tidak memotong rambut, ujung rambut semakin bercabang," jelas Hack.

"Jika ingin menumbuhkan rambut, pastikan penata rambut memangkas rambut kita setidaknya tiga bulan sekali."

Baca juga: Agar Rambut Sehat, Perlukah Potong Rambut Tiap Bulan?

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.