Kompas.com - 01/09/2021, 16:57 WIB
Ilustrasi uang rupiah SHUTTERSTOCK/AIRDONEIlustrasi uang rupiah

KOMPAS.com - Pandemi Covid-19 menambah daftar kebutuhan pokok yang harus dipenuhi masyarakat.

Jika sebelumnya kebutuhan utama hanya berkisar pada pakaian layak, makanan dan tempat tinggal, kini item-nya bertambah.

Kita perlu membeli perlengkapan untuk kesehatan diri seperti masker, vitamin, dan obat-obatan.

Belum lagi jika diharuskan menjalani tes Covid-19 seperti antigen dan PCR yang harganya jelas tidak murah.

Baca juga: AptameX, Alat Tes Covid-19 yang Dijanjikan Lebih Murah dan Tanpa Sakit

Bertambahnya kebutuhan ini tentu menyulitkan dari segi keuangan. Apalagi, perekonomian sedang serba sulit, sehingga banyak orang yang pemasukannya berkurang.

Warganet bahkan mempunyai istilah sendiri untuk menggambarkan kondisi yang tidak menyenangkan ini.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Memelintir istilah lama, kini ada terminologi baru yang dipakai yakni sandang, pangan, papan, dan PCR.

Seperti diunggah akun @overheardjkt di Twitter beberapa waktu lalu.

"Sekarang kebutuhan hidup berubah ya. Ada Sandang, Pangan, Papan, dan PCR.”

William Gozali, contet creator kuliner yang merupakan jebolan ajang master Chef Indonesia juga pernah mengungkapkan hal serupa dalam feed Instagram-nya.

Halaman:
Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.