Kompas.com - 13/11/2021, 20:00 WIB

KOMPAS.com - Vitamin B12 adalah mikronutrien penting untuk berfungsinya organisme.

Oleh karena itu, perlu untuk secara teratur memasukkan vitamin ini ke dalam asupan nutrisi kita melalui makanan tertentu.

Dikenal sebagai kobalamin, vitamin yang disimpan di hati ini memiliki fungsi penting dalam tubuh.

Misalnya, terlibat dalam pembentukan sel darah merah dan produksi DNA atau materi genetik yang ditemukan di setiap sel.

Selain itu, vitamin B12 juga bermanfaat untuk menjaga sistem saraf dan mencegah timbulnya penyakit seperti anemia megaloblastik.

Baca juga: Kekurangan Vitamin B12, Bagaimana Pengaruhnya Terhadap Jantung?

Jadi, salah satu karakteristik vitamin B12 yang paling mencolok adalah, vitamin ini hanya ditemukan pada makanan yang berasal dari hewan seperti daging, ikan, makanan laut, telur, atau produk susu.

Sampai saat ini memang belum ditemukan bahan pangan asal nabati yang secara alami mengandung vitamin B12 dalam komposisinya.

Maka, orang yang mengikuti pola makan vegan atau vegetarian memiliki risiko lebih tinggi mengalami kekurangan vitamin B12. 

Di samping itu, orang dengan kondisi kekebalan tubuh yang buruk juga bisa kekurangan vitamin ini.

Salah satu contohnya adalah pasien dengan "Helicobacter Pylori', bakteri yang merusak lambung yang menyebabkan gastritis.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.