Kompas.com - 17/11/2021, 10:26 WIB
Ilustrasi operasi yang dilakukan dokter. SHUTTERSTOCK/xmeeIlustrasi operasi yang dilakukan dokter.


KOMPAS.com - Sebagian besar masalah pada jantung akan diatasi dengan tindakan operasi, baik bedah terbuka atau pun noninvasif. Walau begitu, terkadang operasi jantung perlu diulang dan direkonstruksi.

Dijelaskan oleh dr.Dicky Aligheri Wartono Sp.BTKV(K), operasi ulang jantung diperlukan untuk memperbaiki kondisi jantung atau penggantian katup jantung yang mengalami kerusakan.

"Sebagian besar terjadi pada pasien yang pernah melakukan operasi penggantian katup,"katanya dalam acara webinar yang diadakan oleh rumah sakit jantung Heartology Jakarta (15/11/2021).

Selain itu, operasi jantung ulang juga bisa dilakukan pada kasus operasi bypass, perbaikan aneurisma, atau terjadinya peradangan pada katup jantung.

Pemasangan katup jantung, jelas Dicky, terkadang direspon kurang baik oleh tubuh karena termasuk benda asing.

Baca juga: Gejala dan Penyebab Katup Jantung Bocor

"Bagaimana pun, ketika ada benda asing dalam tubuh, akan terjadi yang namanya proses inflamasi dan itu yang kemudian membuat komplikasi di jantung bisa terjadi," terang dr Dicky.

Dia menjelaskan, operasi dapat dilakukan melalui tiga metode, yakni operasi terbuka dengan sayatan panjang di dada, metode invasif minimal melalui tiga atau empat lubang kecil di dada, dan metode perkutaneus, yaitu penggunaan kateter.

"Pemilihan metode tergantung pada kondisi pasien, faktor risiko, dan tingkat keparahan,"ujarnya.

Untuk operasi ulang, menurutnya sedapat mungkin dihindari karena tingkat kesulitan yang tinggi dan risiko komplikasi pascaoperasi. Namun, terkadang sulit dihindari karena kondisi yang bisa membahayakan nyawa.

Operasi jantung ulang atau rekonstruksi merupakan jenis operasi berisiko tinggi, sehingga diperlukan perpaduan keahlian tim dokter multidisplin pada tahap sebelum, saat hingga pasca operasi dan dilakukan di rumah sakit yang memiliki peralatan lengkap.

Baca juga: Mengenal Aneurisma, Pecah Pembuluh Darah Otak Mendadak

Dicky menjelaskan, Heartology telah melakukan beberapa operasi rekonstruksi, antara lain operasi jantung ulang dan rekonstruksi perbaikan aneurisma.

"Pasien dengan aneurisma memiliki risiko perburukan jantung. Operasi yang dilakukan mencakup perbaikan aneurisma dan area sekitarnya yang terdampak,"paparnya.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.