Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Vaksin Covid-19 Anak 6-11 Tahun Dimulai, Ketahui 4 Fakta Pentingnya

Kompas.com - 15/12/2021, 08:33 WIB
Sekar Langit Nariswari,
Glori K. Wadrianto

Tim Redaksi

Sumber Kompas.com

KOMPAS.com - Vaksinasi Covid-19 untuk anak usia 6-11 tahun sudah dimulai secara bertahap oleh Pemerintah.

Sebanyak 26,7 juta anak di Indonesia ditargetkan untuk segera mendapatkan perlindungan dari vaksin tersebut.

Pemerintah telah menyiapkan sekitar  58 juta dosis vaksin untuk penyuntikan dosis lengkap.

Vaksinasi Covid-19 untuk anak usia 6-11 tahun memang belum dilaksanakan di semua daerah.

Pemerintah mengawalinya pada 115 kabupaten/kota di 19 provinsi yang telah memenuhi kriteria tertentu.

Baca juga: Wacana Vaksin Booster, Seberapa Perlu Kita Mendapatkannya?

Syaratnya adalah daerah tersebut telah mencapai cakupan vaksinasi hingga 70 persen untuk dosis pertama dan 60 persen untuk lansia.

Para orangtua dianjurkan untuk segera mengikutsertakan anaknya dalam program vaksinasi Covid-19.

Tujuannya, untuk meningkatkan kekebalan terhadap risiko penyebaran virus Corona, apalagi jelang kegiatan tatap muka langsung di sekolah.

Untuk lebih jelasnya, berikut adalah fakta penting yang harus diketahui orangtua soal vaksin Covid-19 untuk anak usia 6-11 tahun:

  • Jenis vaksin yang digunakan

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by KPCPEN #PakaiMasker (@lawancovid19_id)

Vaksin yang akan diberikan pada anak usia 6-11 tahun memiliki merek Sinovac.

Vaksin ini telah mendapatkan rekomendasi Indonesia Technical Advisory Group on Immunization (ITAGI).

Sinovac juga mendapat izin penggunaan darurat dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Pemerintah menyediakan 6,4 juta dosis vaksin Sinovac untuk anak yang akan digunakan hingga akhir Desember 2021.

Jumlahnya diperkirakan akan terus ditambah pada Januari mendatang, seiring dengan perkembangan program vaksinasi anak ini.

  • Tujuan vaksinasi

Vaksinasi Covid-19 untuk anak menuai kekhawatiran banyak orangtua khususnya berkaitan dengan efek sampingnya.

Halaman:
Sumber Kompas.com
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com