Kompas.com - 22/12/2021, 16:26 WIB

KOMPAS.com - Fitur autopilot yang disematkan Tesla ke mobilnya, memang sudah terbukti kecanggihannya.

Autopilot Tesla mampu membaca rambu lalu lintas hingga menghentikan mobil apabila ada kendaraan lain yang berhenti mendadak di depannya.

Selain itu, ternyata autopilot Tesla juga berhasil membantu seorang ibu di AS yang terpaksa melahirkan di tengah perjalanan.

Hal ini dialami oleh Yiran Sherry (33) dan Keating Sherry (34) saat perjalanan mengantar putra mereka yang bernama Rafa (3) ke sekolah.

Yiran yang tengah mendandung, secara tiba-tiba air ketubannya pecah ketika mobil masih berada di kawasan Lancaster Avenue, Philadelphia, Pennsylvania.

Baca juga: Jangan Sepenuhnya Pasrahkan Kendali Mobil kepada Sistem Autopilot

Melihat kondisi istrinya itu, Keating lantas mengubah mode berkendara mobilnya menjadi autopilot dan segera menangani Yiran.

Selama perjalanan, ia juga meyakinkan Rafa bahwa ibunya dalam kondisi baik-baik saja.

Yiran mengaku sudah mengetahui apabila ia akan segera melahirkan. Sebab, ketika malam hari di tanggal 9 September 2021, ia sudah mengalami kontraksi.

"Saya tahu (akan segera melahirkan). Saya berkata kepada Keating bahwa hari ini adalah saatnya, tapi saya tidak menduga akan secepat ini," ungkap Yiran.

Sementara itu, Keating mengatakan bahwa Yiran sempat memintanya mengantar Rafa terlebih dahulu ke sekolah, dan baru menjemputnya di rumah.

Tapi, permintaan Yiran itu urung dilakukan karena Keating merasa waktu sangatlah penting.

Meski melahirkan dengan selamat, Yiran harus menghadapi situasi sulit tatkala mobil yang ditumpanginya terjebak kemacetan. Padahal, jauhnya 20 menit di pinggiran barat Pioli.

Keating menceritakan, ia mengemudi hanya dengan satu tangan, sementara tangan lainnya menangani Yiran.

Baca juga: Wanita Ini Tuntut Dokter Kandungan Karena Izinkan Ibunya Melahirkan Dirinya

Yiran menyampaikan bahwa keputusan melahirkan di dalam mobil memang sulit. Tapi, mau tidak mau harus dilakukan karena waktu untuk bisa tiba di rumah sakit sebelum bayi lahir tidaklah cukup.

Setelah berjuang selama beberapa waktu, bayinya benar-benar sudah lahir ketika tiba di rumah sakit.

Dokter yang berjaga langsung berdiri di depan pintu saat mobil yang ditumpangi Yiran dan Keating tiba.

Dokter kemudian memanggil perawat dan bergegas memotong tali pusar bayi di kursi penumpang depan mobil.

"Dokter bilang anakku selamat dan itu cukup melegakan," kata Keating.

Baca juga: Tesla Rencanakan Unggah Profil Pengemudi di Cloud, Untuk Apa?

Banyak orang yang mengetahui kabar Yiran melahirkan di mobil Tesla, langsung ingin melihat bayinya itu.

Bahkan, Yiran dan Keating sempat berencana mengubah nama tengah bayi dengan kata "Tess".

Tapi, rencana ini tidak jadi dilakukan dan bayi yang dilahirkan di dalam mobil Tesla itu diberi nama Meave Lily.

"Terima kasih pada insinyur di Tesla yang jenius atas fitur autopilot yang brilian," kata Keating.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber yourtango
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.