Kompas.com - 07/01/2022, 10:02 WIB

Masalah ini diangkat oleh Leonardo DiCaprio, termasuk lewat unggahan media sosialnya yang secara efektif membantu kampanye perlindungan tersebut.

Aktor tampan itu memang dikenal sebagai aktivis lingkungan dan punya kepedulian tinggi soal isu tersebut.

Pemerintah Kamerun kemudian mencabut rencana untuk mengizinkan penebangan, meskipun belum secara resmi ditetapkan sebagai taman nasional.

"Ini bisa menjadi penundaan eksekusi," tambah Dr Cheek.

Dari momen tersebut, kemudian didapati pohon dicaprio ini yang dianggap sangat aneh sekaligus spektakuler dari mata peneliti biologi.

Pohon ini memiliki tinggi sekitar empat meter dan mudah dikenali karena bunga kuning-hijau mengkilap yang tumbuh di batangnya.

Saat ini ada setidaknya 50 pohon yang telah diketahui oleh peneliti dan penyebarannya terbatas pada satu kawasan hutan Ebo yang tidak dilindungi.

Akibatnya, pohon U. dicaprio ini dianggap memiliki status sangat terancam punah.

Tanaman ini berkerabat dekat dengan pohon kenanga (Cananga odorata) yang berasal dari India, Asia Tenggara, Filipina, Indonesia dan Australia.

Baca juga: Tangis Haru Kate Winslet Jumpa Leonardo DiCaprio Setelah 3 Tahun

Pohon dicaprio ini merupakan tanaman baru pertama yang diberi nama resmi oleh para ilmuwan Kew pada tahun 2022.

Keberadaan tanaman ini kemudian dirilis melalui publikasi di jurnal ilmiah, PeerJ.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.