Kompas.com - 14/01/2022, 13:59 WIB
|
Editor Wisnubrata

Namun tenang saja, Meyers berpendapat bahwa orangtua bisa mengubah FOMO menjadi sesuatu yang baik.

“Tekankan kebajikan dalam keselamatan,” katanya.

“Cobalah untuk membantu anak remaja Anda menyadari bahwa rasa takutnya dapat berbuah manis,” sambungnya.

Misalnya, dengan mengatakan bahwa jika mengikuti protokol kesehatan dan tidak ikut berkerumun, kita bisa melindungi orang-orang yang disayangi.

“Itu mungkin kedengarannya tidak menyenangkan, tapi ini sangat penting. Orangtua perlu menjadikan perhatian sebagai bentuk kekuatan sejati, bukan hadiah hiburan yang lemah,” ujar Meyers.

Baca juga: Deretan Makanan yang Baik Dikonsumsi Jika Tertular Omicron

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Sumber WebMD
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.