Kompas.com - 08/02/2022, 11:02 WIB

KOMPAS.com - Twitter belum lama ini diwarnai perdebatan soal laki-laki yang menggunakan skincare.

Pembahasan ini berawal dari cuitan bernada nyinyir yang mempertanyakan laki-laki yang menanyakan soal rekomendasi skincare.

Cuitan tersebut dianggap merendakan sekaligus bentuk toxic masculinity yang seharusnya tidak lagi berlaku.

Penggunaan skincare untuk merawat penampilan dianggap hal yang wajar dilakukan, baik oleh perempuan maupun laki-laki.

Meski memang, tren perawatan kulit di kalangan kaum Adam memang semakin meningkat beberapa waktu belakangan.

Dibuktikan dengan berbagai produk skincare khusus laki-laki yang kini tersedia di pasaran.

Laki-laki juga perlu menggunakan skincare untuk kesehatan kulit

Laki-laki juga perlu merawat kulitnya, bukan hanya demi penampilan namun kesehatan.

Dibandingkan perempuan, kulit laki-laki memiliki lebih banyak kolagen dan elastin yang membuat kulit mereka tebal dan kencang.

Hal ini membuat tanda-tanda penuaan muncul lebih lambat pada laki-laki dibandingkan perempuan.

Baca juga: Toxic Masculinity dan Dampaknya bagi Kesehatan Mental Laki-laki

Namun laki-laki juga memiliki hormon yang berbeda sehingga lebih rentan mengalami kulit berminyak, jerawat dan berbagai masalah kulit lainnya.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.