Kompas.com - 06/04/2022, 07:21 WIB

KOMPAS.com - Organisasi Recording Academy menuai kecaman usai menyebut mendiang Virgil Abloh sebagai "perancang busana hip-hop" di Grammy Awards ke-64.

Abloh, Direktur Artistik Louis Vuitton dan pendiri Off-White meninggal dunia pada November tahun lalu di usia 41 tahun usai berjuang melawan penyakit kanker agresif dalam waktu lama.

Pria itu mengawali kariernya di industri fesyen pada 2022, ketika Kanye West mempekerjakan dia sebagai direktur kreatif.

Dari situ, Abloh melanjutkan magang di rumah mode Italia Fendi pada 2009, sebelum mendirikan label Off-White di Milan tiga tahun berselang.

Baca juga: Dilelang, Sneaker Louis Vuitton dengan Tanda Tangan Virgil Abloh

Sang desainer juga terlibat dalam beberapa desain sampul album ikonik.

Sebutlah, album Kanye "My Beautiful Dark Twisted Fantasy", "Long.Live.A$AP" milik A$AP Rocky, serta "Watch the Throne" (album bersama Kanye dan Jay-Z).

Pada 2011, Abloh menerima nominasi Grammy untuk karyanya di sampul depan album "Watch the Throne" yang dikerjakannya bersama Riccardo Tisci.

Selain menjadi desainer, Abloh juga berprofesi sebagai DJ.

Di tahun 2018, ia merilis EP dengan produser electro-house Boys Noize, serta mengarahkan video musik untuk artis Quavo, Pop Smoke dan A$AP Rocky.

Nah, karena keterampilan Abloh yang luar biasa di berbagai bidang, banyak orang terkejut ketika Grammy Awards mendeskripsikan sosok pria itu sebagai perancang busana hip-hop.

Sebagian beranggapan pemberian label itu adalah bentuk penghinaan terhadap karier sang desainer.

Baca juga: Kreasi Virgil Abloh di Jakarta Sneaker Day 2022 Dijual Rp 150 Juta

"Daftar pencapaian Virgil di industri mode, seni, arsitektur, musik, dan lain-lain lebih panjang daripada gabungan banyak orang di Grammy," tulis akun @Kanika_Talwar di Twitter.

"Ini gila bahwa mereka berpikir itu adalah ide yang baik untuk menurunkan level kariernya menjadi perancang busana hip-hop."

Akun podcast Watching the Throne mencatat, "Virgil Abloh adalah Direktur Artistik pakaian pria Louis Vuitton dan mendirikan rumah mode di Milan."

"Saya melihat mereka mencoba mengikat Abloh di bidang musik melalui beberapa cara untuk menjelaskan pemberian label itu kepada orang yang tidak paham."

Baca juga: Pertama Kali, Peragaan Busana Off-White Tanpa Virgil Abloh

"Namun rasa hormat lebih penting daripada melayani orang yang tidak tahu apa-apa," tambah akun tersebut.

Ada pula pengguna Twitter @DDotOmen yang menyebut pelabelan itu sebagai bias rasial.

"Seorang pria kulit hitam yang menjadi Direktur Louis Vuitton, mengadakan berbagai fashion week, desainer Nike, IKEA dan mereknya sendiri hanyalah 'perancang busana hip-hop'," tulis @DDotOmen.

Sedangkan, akun @arxhiiie menulis "sangat tidak sopan untuk Grammy menyebut Virgil Abloh sebagai perancang busana hip-hop."

Baca juga: 200 Sneaker Kreasi Virgil Abloh Terjual Seharga Rp 363 Miliar

"Rasisme mikro agresif yang kita lihat dalam industri mode dan hiburan masih membingungkan saya."

Sampai tulisan ini selesai dibuat, Recording Academy belum berkomentar terkait pemberian label "perancang busana hip-hop" kepada mendiang Virgil Abloh.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.