Kompas.com - 14/05/2022, 09:00 WIB

KOMPAS.com - Konsumsi sayuran terbukti menyehatkan dan mendatangkan manfaat untuk tubuh.

Namun pada kenyataannya, tidak semua orang mau memakannya dengan berbagai alasan, seperti rasa dan teksturnya.

Ya, ada yang mengatakan bahwa sayuran terasa pahit, ada pula yang mengatakan teksturnya tidak enak untuk dikunyah.

Padahal, asupan sayuran penting untuk menghindari beberapa masalah kesehatan, seperti sembelit atau gangguan metabolisme.

Baca juga: Kurang Suka Sayuran? Begini Cara Mengolahnya Agar Rasanya Lebih Enak

Untuk itu, diperlukan beberapa strategi yang dapat membuat mereka yang tidak menyukai sayur dapat merasakan manfaat dari sayuran.

Misalnya seperti trik yang dilansir dari Eat This Not That, berikut ini.

Sajikan dengan hummus, guacamole, ranch dressing, atau saus favorit kita

Ilustrasishutterstock Ilustrasi
Salah satu trik yang sering direkomendasikan ahli diet adalah menyajikan sayuran dengan saus favorit kita, entah itu hummus, guac, atau dressing.

Dibuktikan dalam sebuah studi yang diterbitkan di Journal of The Academy Nutrition and Diabetics pada 2013 silam.

Riset ini menemukan, anak-anak yang pemilih disuguhi potongan sayuran segar dengan saus rasa herba, mereka makan sayuran 62 persen lebih banyak dibandingkan saat sayuran disajikan begitu saja.

Terlebih lagi, anak-anak tiga kali lebih mungkin menolak makan sayuran sendiri, dibandingkan saat disajikan bersama saus.

Memanggangnya

Salah satu cara untuk membuat rasanya lebih enak bagi mereka yang tidak menyukai sayuran mentah, kukus, atau hampir semua jenis lainnya adalah dengan memanggangnya.

Sayuran panggang akan memiliki tesktur renyah di luar, sementara gula alaminya membentuk karamel saat dipanggang, sehingga terasa lebih manis.

Agar lebih enak, kita bisa mencoba memotong semua sayuran menjadi potongan yang seragam, berukuran sekitar 1,2 cm.

Baca juga: Rutin Makan Buah dan Sayuran Bikin Kita Lebih Bahagia

Setelah itu, panggang sayuran pada suhu tinggi, sekitar 400 derajat Fahrenheit (sekitar 204 derajat Celcius) selama 20-30 menit.

Lalu, cobalah untuk menjaga jarak di antara sayuran satu dan lainnya, bukan menumpuknya di atas loyang.

Tuangkan minyak zaitun ke atas sayuran dan bumbui dengan garam, merica dan rempah-rempah lain yang kita sukai.

Terakhir, jangan lupa untuk memutar pan 180 deajat di tengah proses pemanggangan, putar loyang 180 derajat.

“Selipkan” sayuran

Ilustrasi sandwich. shutterstock/KvaS Ilustrasi sandwich.
Ada alternatif lain untuk menikmati sayuran.

Misalnya, dengan memasukkan lebih banyak sayuran ke dalam makanan, seperti membuat sup sayuran berisi tomat atau kacang polong.

Kita juga bisa menambahkan sayuran yang dihaluskan ke casserole, saus, hidangan telur, pasta, bakso, meatloaf, atau roti dan makanan panggang lainnya.

Sayuran juga bisa dinikmati smoothie berbasis sayuran, tomat, jus wortel, atau produk seperti V8 100% vegetable juice.

Fokus makan buah

Buah segar dan kering memberikan banyak nutrisi penting yang sama seperti kebanyakan sayuran, termasuk vitamin A dan C, karotenoid, folat, kalium, fitonutrien bermanfaat, dan air.

Jika kekurangan sayuran, kita bisa memakan buah-buahan rendah kalori dan tinggi air, seperti stroberi, blueberry liar dan konvensional, raspberry, serta blackberry.

Buah beri, terutama blueberry liar, sangat bagus karena mengandung banyak antioksidan tanpa banyak kalori atau karbohidrat.

Jeruk, semangka, melon, buah kiwi, dan persik juga bisa jadi pilihan bagus.

Baca juga: Bayam, Sayuran Ampuh untuk Menurunkan Berat Badan

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.