Kompas.com - 06/07/2022, 18:23 WIB
|
Editor Wisnubrata

KOMPAS.com - Kucing menjadi salah satu hewan favorit untuk dipelihara, karena tingkah lakunya yang lucu dan menggemaskan.

Mungkin kita bertanya-tanya, sebenarnya lebih baik memelihara kucing di dalam rumah, atau membiarkannya berkeliaran di luar rumah?

Para ahli mengungkap, bermain di luar rumah dapat membahayakan kesehatan dan memperpendek umur kucing.

Kucing lebih baik dipelihara di dalam ruangan

"Memelihara kucing di dalam memberikan lingkungan yang aman bagi hewan itu dan ketenangan pikiran bagi pemiliknya."

Begitu penjelasan Dr Kimberly Simmons, dokter hewan dan CEO Simmons Consulting Group.

Dr Travis Arndt, dokter hewan dan direktur di Animal Medical Center di Amerika Tengah juga sependapat dengan Simmons.

Menurut Arndt, kucing yang dirawat di dalam ruangan memiliki umur lebih panjang daripada kucing yang lebih sering bermain di luar ruangan.

Seperti dilaporkan UC Davis Veterinary Medicine, kucing indoor dapat hidup antara 10-15 tahun. Sedangkan harapan hidup kucing outdoor rata-rata antara dua hingga lima tahun.

Kucing yang dirawat di luar ruangan berisiko mengalami:

  • Cedera atau kematian akibat tertabrak kendaraan
  • Bertemu dengan kucing liar, anjing liar, atau hewan liar lainnya
  • Terinfeksi penyakit menular seperti feline immunodeficiency virus (FIV) atau feline leukemia virus (FeLV)
  • Mengunyah tanaman beracun
  • Terjangkit kutu
  • Terkena penyakit cacing hati akibat gigitan nyamuk
  • Kekejaman ulah manusia
  • Terpapar racun seperti rodentisida

Jika kucing memiliki masalah kesehatan, Simmons menganjurkan pemilik hewan untuk menjaga agar hewan itu tetap di dalam rumah, karena:

  • Ketika kucing di dalam rumah, kita bisa memberikan obat secara teratur dalam sehari.
  • Kucing dengan sistem kekebalan yang lemah memiliki risiko lebih besar untuk mengalami sakit parah atau mati karena infeksi.

Ilustrasi kucing makan, mangkok makanan kucing. SHUTTERSTOCK/MIK ULYANNIKOV Ilustrasi kucing makan, mangkok makanan kucing.
Risiko kesehatan pada kucing yang dipelihara di dalam rumah

Meski dipelihara di dalam rumah, bukan berarti kucing terbebas dari masalah kesehatan.

"Kucing yang dipelihara di dalam ruangan berisiko lebih tinggi mengalami obesitas," jelas Mikel Delgado, konsultan perilaku kucing di Feline Minds.

Obesitas dipicu oleh kurangnya kesempatan kucing untuk berolahraga di dalam rumah. Hewan itu juga cenderung makan berlebihan saat merasa bosan.

Kondisi obesitas pada kucing perlu diperhatikan, karena kucing yang obesitas berisiko lebih besar terkena diabetes, penyakit jantung, dan tekanan darah tinggi.

Pada sebagian besar ras kucing, berat badan idealnya adalah sekitar 4,5 kilogram.

Jika bobot kucing jauh lebih ringan atau lebih berat, berkonsultasilah dengan dokter hewan untuk mengatasi masalah berat badan kucing.

Rasa bosan karena hanya berada di dalam rumah juga dapat membuat kucing berperilaku buruk.

"Hewan itu akan mulai mencari hiburan dengan menggaruk perabotan dan merobek barang-barang lain di rumah," tutur Simmons.

Berikan aktivitas yang menarik di dalam rumah

Delgado mengatakan, kucing indoor sebaiknya diajak melakukan kegiatan menyenangkan yang dapat merangsang semua indra kucing.

Aktivitas itu akan menjadi sarana kucing untuk mengekspresikan perilaku memanjat, mencakar, dan bermain, ucap dia.

Cobalah menyediakan beberapa jenis mainan untuk kucing seperti:

  • Food puzzle
  • Area pendakian
  • Bantal khusus yang bisa digores kucing (scratching pads)
  • Catnip
  • Jendela untuk mengamati burung

"Kita juga harus memberi kucing waktu dan perhatian yang tepat, seperti waktu bermain setiap hari dan menanganinya secara lembut," papar Delgado.

Apabila kita ingin mengajak kucing bermain di luar rumah, ada beberapa cara yang relatif aman. Yaitu:

  • Menggunakan pet stroller
  • Melatih kucing berjalan di luar dengan tali kekang
  • Membangun kandang di luar rumah yang aman

Baca juga: Berapa Lama Kucing Peliharaan Bisa Hidup?

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.