Kompas.com - 06/08/2022, 09:30 WIB

KOMPAS.com - Seorang warga di Kelurahan Pisangan Timur, Kecamatan Pulogadung, Jakarta Timur sengaja membangun tembok untuk menutup akses jalan tetangganya.

Alasannya, pelaku kesal dengan tetangganya sendiri yang disebut kerap berkata kasar pada dirinya.

Maka tembok setinggi dua meter itu dibangun untuk memberikan batasan sekaligus pelajaran bagi tetangganya itu.

"Kalau kita tidak saling menghormati satu dengan yang lain, setidaknya jangan menimbulkan masalah," kata pelakunya, seperti diberitakan Kompas.com, pada rabu (3/8/2022).

Baca juga: Warga Bangun Tembok dan Tutup Akses Jalan Tetangga di Pulogadung, Tiga Pilar Turun Tangan Bantu Mediasi

Cara membina hubungan agar hidup rukun dengan tetangga

Kasus konflik dengan tetangga yang memuncak rasanya bukan kali ini saja terdengar.

Sebelumnya ada beberapa insiden serupa dengan akar permasalahan yang berbeda-beda meskipun juga memicu kegemparan yang sama.

Harus diakui, hidup berdampingan dengan orang lain memang membutuhkan seni tersendiri.

Tidak ada aturan tertulisnya namun perlu dipahami agar kita bisa hidup damai dan tidak mengganggu satu sama lain.

Seni bertetangga yang dimaksud itu mengacu pada etika kita dalam menjalin hubungan dengan tetangga agar tercipta lingkungan yang bebas konflik.

Melansir laman Houzz, berikut cara membina hubungan dengan tetangga agar tercipta lingkungan yang harmonis.

Halaman:


Video Pilihan

Sumber Houzz
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.