Benarkah Wanita Kurang Ambisius Dibandingkan Pria? - Kompas.com

Benarkah Wanita Kurang Ambisius Dibandingkan Pria?

Ariska Puspita Anggraini
Kompas.com - 21/12/2017, 22:49 WIB
Ilustrasi pekerja kantorShutterstock Ilustrasi pekerja kantor

KOMPAS.com - Riset terbaru menemukan fakta, bos di tempat kerja melihat pria sebagai pribadi yang lebih ambisius daripada wanita.

Survei dari The YouGov untuk laman the Young Women’s Trust juga mengungkapkan, pria dianggap lebih percaya diri.

Sementara, wanita dianggap lebih "teliti" di tempat kerja.

Survei tersebut pun menyebut dua per lima perekrut kerja mengatakan, kemungkinan pria untuk meminta kenaikan gaji atau jabatan lebih besar daripada wanita.

800 karyawan yang memiliki tanggung jawab dalam pengambilan keputusan soal sumber daya manusia ambil bagian dalam riset ini.

Baca juga: 5 Ambisi yang Picu Wanita Stres dan Tertekan dengan Kehidupan

Temuan ini juga mengungkapkan, satu dari tiga orang dalam survei tersebut percaya terdapat diskriminasi gender di tempat kerja.

Kemudian, satu dari delapan orang mengatakan, terdapat pelecehan seksual di tempat kerja yang terjadi tanpa sepengetahuan perusahaan.

Tercatat pula, satu dari sepuluh orang menyadari adanya kesenjangan gaji antara lelaki dan perempuan di perusahaan. Perempuan mendapat gaji lebih kecil daripada lelaki pada tingkat senioritas yang sama.

Temuan ini muncul setelah sebuah survei terbaru yang dilakukan Populus for Young Women's Trust mengungkap, separuh dari wanita muda dalam survei tersebut ingin menjadi bos di tempat kerja.

" Wanita muda sebenarnya tidak kekurangan ambisi. Hanya saja, bos mereka sering menahannya."

"Entah secara sadar atau tidak, bos tersebut telah mendiskriminasi mereka," kata Dokter Carole Easton OBE, Chief Executive Youth Trust.

Carole Easton juga mengatakan, pandangan kuno seperti inilah yang membuat wanita banyak selamat dari ancaman pemecatan.

"Ini yang menyebabkan banyak majikan dan sektor ekonomi kehilangan wanita muda bertalenta."

"Wanita muda yang bertahan dalam pekerjaanya biasanya memiliki tanggung jawab utang," tambah dia.

Carole Easton menyarankan agar segera ada tindakan mengenai fenomena ini supaya masa depan dan harapan wanita muda juga terpenuhi.

 

PenulisAriska Puspita Anggraini
EditorGlori K. Wadrianto
Komentar
Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM