Anak Susah Makan Sayur? Coba Terapkan Tips Ini - Kompas.com

Anak Susah Makan Sayur? Coba Terapkan Tips Ini

Kompas.com - 08/02/2018, 11:00 WIB
Pendiri Mamapedia Indonesia Cindy Charlotta, Brand Associate HiLo Michael Brian dan Spesialis Gizi Klinik, dr Cindiawaty J. Pudjiadi MARS, MS, SpGK (paling kanan) pada konferensi pers pembukaan rangkaian kegiatan HiLo School Drawing Competition 2018 di Morissey Hotel Jakarta, Rabu (7/2/2018).. Pendiri Mamapedia Indonesia Cindy Charlotta, Brand Associate HiLo Michael Brian dan Spesialis Gizi Klinik, dr Cindiawaty J. Pudjiadi MARS, MS, SpGK (paling kanan) pada konferensi pers pembukaan rangkaian kegiatan HiLo School Drawing Competition 2018 di Morissey Hotel Jakarta, Rabu (7/2/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - " Anak- anak mesti mendapatkan asupan makanan dengan gizi lengkap dan seimbang. Tapi kan sering tuh, makan cuma mau nasi sama kerupuk, sayur juga suka enggak mau."

Demikian penuturan Spesialis Gizi Klinik, dr Cindiawaty J. Pudjiadi MARS, MS, SpGK, di Jakarta, Rabu (7/2/2017) kemarin.

Menurut dia, banyak anak kurang menyenangi sayur dan buah. Padahal, usia 6-12 tahun adalah masa krusial pertumbuhan anak.

Nah, untuk mengatasi kesulitan soal anak yang enggan memakan sayuran dan buah, ada sejumlah "trik" yang bisa dilakukan orangtua.

Misalnya, dengan mencampurkan sayur atau buah tersebut bersama makanan yang disukai si anak.

"Aku biasanya sembunyiin (sayur) di nugget atau makanan yang dia suka."

"Aku bikin nuggetnya dari ayam, ada umpetan sayur," kata Cindy saat ditemui seusai konferensi pers pembukaan rangkaian kegiatan HiLo School Drawing Competition 2018 di Morissey Hotel.

Baca juga: Karena Basket Bikin Anak Tumbuh ke Atas, Enggak ke Samping...

Ia menekankan, penting untuk mengenalkan sayur kepada anak sejak dini, dan membuatnya suka.

Sehingga, tak menjadi masalah jika kebiasaan itu dimulai dengan konsumsi dalam jumlah yang sedikit terlebih dahulu.

"Mulai dengan sedikit supaya dia tahu. Setelah itu bertahap sayurnya naik (jumlahnya), setelah itu berbentuk. Setelah itu ya dia jadi suka sayur," tutur dia.

Selain itu, bisa juga melibatkan anak saat berbelanja sayuran di supermarket atau pasar.

Tawarkanlah mereka jika ada menu yang ingin mereka buat di rumah. Biasanya, anak-anak senang mencoba hal baru.

Apalagi, jika menu tersebut memiliki tampilan yang menarik.

"Mau coba bikin apa? Nanti mau ditambahin apa, ayo kita bikin, gitu. Lama-lama mereka akan mau (makan sayur)," ucap Cindy.

Selain mengenalkan sayur, sejak anak masih di usia dini, para orangtua juga harus membiasakan untuk tak menggoreng makanan.

Sebab, makanan yang digoreng cenderung kurang sehat. Ketika mereka terbiasa dengan makanan sehat, maka kebiasaan tersebut akan terus terbawa hingga dewasa.

Sebagai gantinya, bisa memilih makanan yang ditumis, dipanggang, atau dipepes.

Cindy menambahkan, anak harus terus dikenalkan dengan sayuran dan dibuat suka mengkonsumsinya.

Sebab jika anak sudah tidak menyukai sayuran sejak awal, maka ke depannya mereka akan terus tak menyukai sayur.

Namun, ia mengakui proses membuat anak menyukai sayur tidaklah mudah.

Meski anak ada awalnya kurang suka, orangtua harus terus mengenalkan sayur hingga mereka suka.

"Itu proses yang lumayan penuh perjuangan dan sebagai orangtua enggak boleh bosan untuk terus mengenalkan. Itu adalah prosesnya," kata dia.

Selain mengkonsumsi sayur, nutrisi makanan yang dikonsumsi anak juga harus lengkap serta diimbangi dengan aktivitas fisik penunjang.

Baca juga : Suka Makan Sayur, Apakah Hiu Ini Vegetarian?


Komentar
Close Ads X