Salin Artikel

Sering Kembung saat Naik Pesawat? Lakukan 4 Trik Ini

KOMPAS.com - Saat bepergian dengan pesawat, terkadang tubuh terasa tak nyaman. Perut terasa dipenuhi oleh gas hingga membuat kita kembung.

Sebenarnya, apa yang kita rasakan ini bukan semata-mata karena makanan yang kita konsumsi. Ada alasan ilmiah di balik semua itu.

Menurut Dr. Lawrence J. Brandt, selaku ahli Gastroenterologi dari New York, perut kita bagaikan balon.

Saat berada di ketinggian, tekanan yang mengelilingi balon berkurang dan gas di dalamnya meningkat.

"Hal yang sama terjadi pada tubuh. Saat tekanan di sekitar kita berkurang, gas di perut tidak dibatasi dan meluas. Ini bisa membuat kita merasa kembung atau menjadi buncit,” katanya.

Untungnya, sakit perut saat berada dalam pesawat mudah dicegah. Demi kenyamanan saat naik pesawat, inilah beberapa hal yang harus kita lakukan sebelum bepergian dengan pesawat.

1. Konsumsi obat pencahar

Jika kita rentan terhadap konstipasi, Brandt merekomendasikan untuk mengonsumsi obat pencahar.

Konsumsilah sehari atau dua hari sebelum melakukan penerabangan untuk meminimalisir jumlah kotoran di tubuh kita.

"Bakteri di usus besar adalah penghasil gas dalam perut," jelasnya.

2. Awasi pola makan

Cara lain untuk mengurangi gas dalam perut adalah dengan menghindari makanan tertentu, baik sebelum maupun selama penerbangan.

Makanan yang menyebabkan penumpukan gas di perut misalnya, brokoli dan kembang kol, serta makanan berminyak.

Arun Swaminath, pakar Gastroenterologi dari New York, menyarankan kita untuk menjalankan diet FODMAP rendah pada hari penerbangan.

FODMAP adalah akronim untuk "Fermentable Oligo, Disakarida, Monosakarida dan Poliol.

Zat tersebut merupakan karbohidrat yang sulit untuk diserap usus kecil. Contoh makanan yang harus dihindari antara lain produk susu tertentu seperti susu dan yogurt.

Beberapa buah-buahan seperti aprikot, nektarin, dan buah prem juga harus dihindari.

Untuk sayuran, hindarilah sayuran seperti asparagus dan jamur. Selain itu, kita juga harus menghindari pemanis tertentu, termasuk madu dan xylitol.

Minuman bersoda juga menghasilkan gas ekstra di tubuh, yang berarti air soda, soda, dan bir sebaiknya dihindari.

3. Hindari konsumsi permen karet

Menurut Swaminath, mengunyah permen karet sering menyebabkan tertelannya udara.

Dengan kata lain, kita harus menghindari konsumsi permen karet saat berada di pesawat.

4. Terus bergerak

Saran lain dari Brandt adalah berjalan ke atas dan ke bawah lorong setiap satu atau dua jam.

Menurut Brandt, cara ini bisa menghindari penyumbatan pembuluh darah, serta meningkatkan motilitas usus dan membantu menyebarkan gas.

Jika kita merasakan dorongan untuk buang gas, jangan ragu untuk melakukannya. "Lakukan apa yang datang secara alami," ucap Swaminath.

Jika khawatir orang lain memperhatikannya, pergilah ke kamar mandi terdekat.

Brandt mengatakan wanita lebih mungkin mengalami kembung dan distensi. Ini berarti, wanita berisiko tinggi mengalami rasa tak nyaman saat berada di pesawat.

Jadi, pilihlah kursi di bagian lorong agar kita mudah bergerak kemana saja.

https://lifestyle.kompas.com/read/2018/10/19/181333220/sering-kembung-saat-naik-pesawat-lakukan-4-trik-ini

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.