Salin Artikel

Stres Picu Munculnya Penyakit Kronis, "Curhat" Jadi Solusi

Data itu menurut Purba, adalah hasil penelitian ahli yang telah melakukan riset di bidang tersebut selama 37 tahun.

“Ternyata, stres yang lama, adrenalin yang terus tinggi akan menurunkan kekebalan tubuh,” ujar Purba.

Dia mencontohkan, ketika kekebalan yang turun terjadi pada jantung, maka orang tersebut terkena penyakit jantung.

Atau, ketika kekebalan menurun pada kanker payudara, jadilah penyakit kanker payudara.

“Itu (stres) yang merusak kekebalan kita,” ucap Ketua Perkumpulan Ilmu Faal Olahraga ini.

Dalam penelitian itu juga diungkap, obat paling ampuh untuk mengatasi stres adalah curhat. Pertama, curhatlah kepada Tuhan.

“Saat kita dengan ikhlas bercerita ke Tuhan tentang kesulitan yang kita alami, secara signifikan mampu menurunkan adrenalin,” tutur dia.

Kedua, curhat ke sesama. Meski orang tersebut tidak memberi jawaban atau solusi atas kesulitan yang dihadapi, dengan bercerita adrenalin pun akan turun.

Namun tentunya, curhat-lah pada orang yang dinilai tepat untuk mendengarkan persoalan yang dihadapi.

“Dulu waktu masih ko-as, kalau ada keluarga meninggal, saya bilang: bu, pak, jangan menangis. Ikhlaskan saja,” tutur dia.

Namun kini berubah. Kalau ada orang yang tengah berduka atau kemalangan, biarkan saja menangis sepuasnya.

“Biarlah dia menjerit-jerit, supaya lepas bebannya. Agar tidak terjadi kesedihan yang kronis, tidak depresi yang kronis."

"Hal paling sakit adalah menangis tidak keluar air mata, sesak rasanya,” ucap dia lagi.

Selain itu, untuk mengelola stres, Purba menyarankan gaya hidup sehat. Dia pun melakukan olahraga rutin dari pukul 4.30-6.00 setiap hari.

Olahraga teratur mampu meningkatkan hormon endorfin. Endorfin adalah zat kimia yang diproduksi tubuh.

Endorfin memiliki efek mengurangi rasa sakit, memicu perasaan senang, tenang, atau bahagia.

Purba lalu mengaku selalu membawa makanan dari rumah agar tidak rakus mencoba berbagai makanan di luar.

Dengan gaya hidupnya, saat pemeriksaan guru besar di Unpad, dari 237 profesor, kesehatan rohani dan jasmani Purba, dinyatakan sebagai yang terbaik.

“Saya orang yang bahagia. Untuk bahagia, lakukan hobi ataupun rekreasi,” tutup dia.

https://lifestyle.kompas.com/read/2019/09/23/210000420/stres-picu-munculnya-penyakit-kronis-curhat-jadi-solusi

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.