Salin Artikel

Mencegah Penuaan Dini Tanpa Pergi ke Klinik Kecantikan

KOMPAS.com - Menjadi tua adalah salah satu bagian hidup yang mungkin dibenci sebagian orang. Seiring bertambahnya usia, kita akan mulai mengalami gejala penuaan seperti kulit mengendur, muncul kerutan, dan rambut rontok.

Namun berbagai cara dapat dilakukan untuk mencegah penuaan dini. Salah satu cara paling mudah yang bisa kita lakukan untuk mencegah penuaan dini yaitu dengan mengonsumsi makanan-makanan tertentu.

Ada banyak makanan bisa dikonsumsi untuk membantu mencegah penuaan dini. Kemampuan ini tidak lepas dari kandungan nutrisi di dalamnya yang baik untuk kesehatan kulit sehingga membuat kita menjadi terlihat awet muda.

Berikut ini sejumlah makanan yang dapat kita konsumsi untuk membantu mencegah penuaan dini:

1. Ikan berlemak

Ikan dengan kandungan lemak omega-3 seperti salmon mempunyai kandungan antioksidan karotenoid bernama astaxanthin yang dapat membantu mengurangi dampak kerusakan kulit akibat paparan sinar matahari.

Menurut penelitian, orang dengan kerusakan kulit akibat sinar matahari yang diberi kombinasi antara astaxanthin dan kolagen selama 12 minggu mengalami peningkatan signifikan dalam segi elastisitas dan hidrasi kulitnya.

Selain baik untuk kesehatan kulit, ikan yang mengandung lemak omega-3 dapat membantu tubuh melawan penyakit kronis, seperti permasalahan jantung dan pembuluh darah.

2. Cokelat hitam

Mengandung antioksidan flavonoid, mengonsumsi cokelat hitam (dark chocolate) membantu melindungi kulit dari kerusakan akibat sinar matahari.

Menurut penelitian, orang-orang yang mendapat banyak asupan flavonoid dalam tubuhnya cenderung punya aliran darah lebih baik menuju kulit.

Tidak hanya itu, flavonoid juga memengaruhi tingkat ketebalan, kehalusan, serta hidrasi kulit menjadi lebih baik.

Untuk memilih cokelat hitam yang mempunyai kandungan flavonoid tinggi, pastikan membeli produk dengan kandungan kakao setidaknya 70 persen.

3. Sayuran

Sayuran dengan kandungan beta-karoten dapat membantu melindungi kita dari radikal bebas dan radiasi matahari yang menyebabkan penuaan kulit.

Selain itu, mengonsumsi sayuran kaya akan vitamin C seperti brokoli dan paprika turut membantu produksi kolagen yang bermanfaat untuk menjaga kesehatan kulit.

Menurut penelitian di Jepang, wanita yang mengonsumsi sayuran hijau yang kaya kandungan vitamin C cenderung memiliki elastisitas dan kualitas kulit yang baik. Selain itu, mereka juga memiliki jumlah keriput yang lebih sedikit.

4. Alpukat

Senyawa lemak alkohol polihidroksilasi dalam alpukat dapat membantu melawan peradangan dan melindungi kulit dari kerusakan yang disebabkan oleh paparan sinar matahari.

Selain itu, kandungan antioksidan lutein dan zeaxanthin dalam alpukat juga memberikan perlindungan tambahan untuk kesehatan kulit.

Tidak hanya bermanfaat untuk kulit, alpukat juga kaya akan lemak, serat, vitamin, dan mineral yang penting bagi kesehatan organ tubuh, salah satunya jantung.

5. Tomat

Menurut sebuah studi, kandungan likopen dalam tomat dapat membantu melindungi kulit dari kerusakan yang disebabkan paparan sinar matahari.

Penelitian lain mendapati bahwa wanita yang mengonsumsi kombinasi makanan dengan kandungan likopen tinggi dan antioksidan lainnya mengalami penurunan kedalaman kerutan setelah 15 minggu.

Selain baik untuk kesehatan kulit, likopen dalam tomat merupakan jenis karotenoid yang dapat membantu mengurangi risiko terserang penyakit jantung, stroke, dan kanker prostat.

6. Kaldu tulang

Kaldu tulang merupakan makanan yang kaya akan kandungan kolagen. Meskipun belum ada penelitian tentang manfaat kaldu tulang untuk kesehatan kulit, kolagen yang terkandung di dalamnya dapat membantu mencegah penuaan dini.

Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi kolagen membantu meningkatkan elastisitas, kelembapan, serta kekencangan kulit. Selain itu, kolagen juga bermanfaat untuk mengurangi keriput.

7. Oats

Masuk dalam golongan makanan dengan indeks glikemik rendah, karbohidrat kompleks seperti oats dapat dikonsumsi untuk mencegah penuaan dini.

Rendahnya kandungan glikemik dalam oats tidak meningkatkan kadar gula darah seperti nasi, roti, atau pasta.

Makanan tinggi glikemik disebut dapat menyebabkan jerawat dan memunculkan kerutan pada kulit.

Selain masuk dalam kategori makanan rendah glikemik, senyawa yang ada dalam oats dapat membantu mencegah kerusakan sel dan meredakan iritasi kulit.

8. Jeruk

Kandungan air dalam jeruk dapat membantu melembabkan sel serta kulit. Selain itu, vitamin C dalam jeruk berguna untuk menunjang proses produksi kolagen yang membantu menjaga keelastisan kulit.

9. Anggur

Kulit anggur mengandung resveratrol yang dapat membantu melawan peradangan. Selain itu, senyawa ini disebut mampu memperlambat proses penuaan, serta mencegah kerusakan kulit akibat paparan sinar matahari.

Selain makanan, adakah cara lain untuk mencegah penuaan dini?

Tidak hanya mengonsumsi makanan-makanan di atas, masih ada cara lain yang bisa kita lakukan untuk mencegah penuaan dini.

Beberapa cara yang bisa kita terapkan agar tetap terlihat awet muda antara lain:

1. Menggunakan pembersih wajah yang lembut

Ketika membersihkan wajah dari kotoran, gunakan sentuhan lembut serta pembersih dengan formula yang membuat kulit menjadi lembap.

Apabila terlalu kering, kulit cenderung kurang berminyak sehingga menjadi lebih sensitif dan mudah mengalami iritasi.

Gunakanlah pembersih wajah yang menggunakan bahan asam lemak esensial untuk menjaga kelembapan kulit. Selain itu, pembersih wajah dengan bahan teh hijau juga bermanfaat untuk mencegah kerusakan akibat radikal bebas.

2. Menggunakan retinoid

Seiring berjalannya waktu, kulit akan mulai kusut karena kehilangan kolagen. Menurut ahli, salah satu opsi yang dapat diambil untuk mengatasi masalah tersebut adalah dengan mengoleskan krim obat yang mempunyai kandungan turunan dari vitamin A, yaitu retinoid.

Namun, kita disarankan untuk tidak memakai retinoid bersamaan dengan benzoyl peroxide (obat jerawat). Benzoyl peroxide bisa mengoksidasi retinoid sehingga membuat keefektifannya menjadi berkurang.

3. Menggunakan tabir surya dengan SPF tinggi

Mengoleskan tabir surya dengan SPF 30 atau lebih merupakan salah satu cara yang cukup efektif untuk menjaga kesehatan kulit dan mencegah penuaan dini. Pilihlah tabir surya yang melembapkan kulit.

Hindari juga memilih produk dengan kandungan alkohol karena dapat mengakibatkan kulit menjadi kering. Supaya kolagen dalam kulit terlindungi, cari tabir surya yang memiliki kandungan antioksidan.

4. Meminum suplemen

Suplemen dengan kandungan lemak omega-3 dapat membantu menjaga kelembapan kulit serta mencegah keriput.

Selain itu, suplemen ini juga bermanfaat untuk menjaga kulit tetap kenyal, mengisi kembali lipid (minyak kulit) yang berkurang seiring bertambahnya usia, dan memberikan efek anti-inflamasi.

Meski begitu, sebaiknya berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter sebelum minum suplemen tertentu untuk mencegah dampak buruk yang mungkin bisa ditimbulkan.

5. Melakukan eksfoliasi setiap minggu

Setiap 28 hari sekali, kulit akan secara teratur melepaskan sel-sel yang mati. Namun, proses tersebut akan semakin melambat seiring bertambahnya usia sehingga membuat kulit menjadi terlihat kusam.

Untuk menghilangkan sel mati yang menumpuk dan membuat kulit menjadi lebih cerah, lakukan eksfoliasi secara rutin seminggu sekali. Perhatikan bahan-bahan yang terkandung dalam scrub untuk menghindari iritasi kulit.

https://lifestyle.kompas.com/read/2020/10/25/134212720/mencegah-penuaan-dini-tanpa-pergi-ke-klinik-kecantikan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.