Salin Artikel

Pulang Naik Jet Pribadi, Pangeran Harry Dikritik Hipokrit

KOMPAS.com - Pangeran Harry dikritik karena mengendarai jet pribadi sepulangnya dari pertandingan polo amal di Aspen, Colorado.

Perilakunya dianggap hipokrit karena tidak sesuai dengan kampanye soal perubahan iklim yang selama ini kerap digaungkan bungsu Putri Diana itu.

Ia memilih penerbangan dua jam dengan pesawat mewah itu dibandingkan opsi transportasi lainnya yang lebih ramah lingkungan, untuk pulang ke rumahnya di Montecito, California.

Jet berjenis Gulfstream bernilai 60 milliar dollar AS itu memang dimiliki oleh Marc Ganzi, rekan bermain polonya. Namun publik menilai Harry seharusnya bisa bersikap sesuai dengan kata-katanya dan memberikan contoh positif.

Apalagi, belum tiga bulan berselang ketika dalam wawancara bersama Oprah, ia mengatakan jika perubahan iklim adalah salah satu masalah paling mendesak yang dihadapi masyarakat dunia.

"Anak-anak tumbuh di dunia sekarang ini, cukup menyedihkan, bukan, tergantung di mana Anda tinggal, kampung halaman Anda entah terbakar, entah tenggelam, rumah atau hutan sedang diratakan," ujarnya kala itu.

Sikap suami Meghan Markle ini dinilai tidak konsisten karena penerbangan yang ditumpanginya diperkirakan menghasilkan sepuluh ton karbondioksida yang tentunya menambah dampak buruk bagi Bumi.

Tom Quin, salah satu penulis royal autobiografi termasuk yang menyatakan kritiknya secara terbuka.

"Ini tampaknya sangat munafik, mengingat semua pembicaraannya tentang perubahan iklim," katanya kepada media The Sun.

“Harry tampaknya melihat dirinya sebagai seseorang yang memandu seluruh dunia dan bahwa perilakunya sendiri tidak relevan. Ini adalah blind spot yang amat besar.”

Jet pribadi selama ini memang terbukti sebagai salah satu sumber emisi terbesar di Bumi. Sejumlah penggunanya dikiritik karena lebih memedulikan kenyamanan dan kemewahan dibandingkan penyelamatan planet ini.

Dikutip dari laman Transport & Enviroment, jet pribadi 5-14 kali lebih berpolusi daripada pesawat komersial (per penumpang), dan 50 kali lebih berpolusi daripada kereta api. Selain itu, jet pribadi memiliki dampak yang tidak proporsional terhadap lingkungan.

Meski demikian, kritik ini bukan pertama kalinya diterima oleh Harry. Sebelumnya, ia pernah menuai kecaman serupa karena menggunakan empat penerbangan jet pribadi dalam 11 hari.

Ironisnya, penerbangan itu termasuk dipakai sebagai transportasi ke Climate Change Summit di Sisilia.

https://lifestyle.kompas.com/read/2021/08/22/131500420/pulang-naik-jet-pribadi-pangeran-harry-dikritik-hipokrit

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.