Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Salin Artikel

Jangan Tanam Ketumbar dan Adas Berdampingan, Mengapa?

KOMPAS.com - Tanaman herbal umumnya dikenal sebagai tanaman dengan perawatan rendah yang dapat menjadi pintu gerbang yang baik bagi para pemula untuk memasuki dunia berkebun.

Selain menjadi impian bagi pemilik rumah yang gemar kuliner, kebun herbal juga menambah kehijauan di halaman depan atau belakang rumah dan mendukung lingkungan dan mengurangi dampak perubahan iklim.

Tanaman herbal yang membutuhkan kondisi perawatan yang sama cenderung tumbuh dengan baik.

Namun, hanya karena dua tanaman diklasifikasikan sebagai tanaman herbal, bukan berarti keduanya akan "rukun" jika ditanam bersebelahan.

Adas dan ketumbar yang populer adalah contoh umum tanaman yang tumbuh paling baik jika dijaga jaraknya.

Hindari menanam adas dan ketumbar dalam jarak yang berdekatan di kebun karena kedua tanaman ini akan bersaing untuk mendapatkan nutrisi dari dalam tanah.

Kondisi ini pada akhirnya akan menghalangi satu sama lain untuk tumbuh secara maksimal.

Adas merupakan salah satu jenis rempah dan tanaman obat yang digunakan di berbagai negara, termasuk Indonesia.

Tanaman ini mempunyai aroma yang khas dengan rasa sedikit manis dan pedas. Sebagai makanan, adas banyak dipakai sebagai bumbu dapur.

Sementara, ketumbar adalah jenis tanaman rempah yang menghasilkan biji bulat berwarna coklat yang memiliki aroma menyengat yang khas.

Biasanya biji ketumbar digunakan juga sebagai bumbu masakan. Selain itu, ada bagian dari ketumbar yang bisa digunakan yaitu daun ketumbar.

Nah, praktik menanam tanaman yang berbeda namun berdekatan satu sama lain untuk saling menguntungkan, dikenal sebagai penanaman pendamping.

Tanaman tertentu memiliki sifat-sifat tertentu yang berguna bagi tanaman lain dalam perkembangannya, mulai dari kemampuan memberikan keteduhan hingga kecenderungan bawaan untuk menjauhkan hama berbahaya.

Namun, menanam dua tanaman yang tidak cocok berdekatan satu sama lain dapat merugikan kedua tanaman tersebut dan, secara asosiasi, untuk seluruh kebun.

Ketumbar dan adas adalah tanaman pendamping yang tidak menguntungkan karena keduanya cenderung melihat satu sama lain sebagai pesaing daripada mitra atau teman di kebun.

Ketika ditanam bersebelahan, kedua tanaman ini bersaing untuk mendapatkan nutrisi yang sama, yang menyebabkan salah satu tanaman, atau keduanya, kehilangan sumber daya yang dibutuhkan untuk tumbuh kuat dan sehat.

Adas sering kali menghambat pertumbuhan tanaman ketumbar dan bahkan dapat membuat tanaman itu rentan terhadap penyakit jika dibiarkan tumbuh bersama terlalu lama.

Adas juga memproduksi dan mengeluarkan bahan kimia alelokimia ke dalam tanah, yang umumnya berbahaya bagi tanaman di sekitarnya.

Setelah terpapar bahan kimia ini, ketumbar dan sejumlah tanaman yang dapat dimakan lainnya dapat menjadi kerdil atau mati secara permanen karena kemampuan berkecambah dan akses ke nutrisi yang diperlukan dibatasi.

Meskipun keterampilan ini menjadi taktik pertahanan yang sangat baik di alam liar, ini bisa menjadi masalah bagi tukang kebun yang ingin memasukkan ramuan tersebut ke dalam tampilan sayuran atau herbal mereka.

Ketumbar adalah tanaman yang relatif mudah tumbuh baik di dalam maupun di luar ruangan, hanya membutuhkan sinar matahari yang cukup, air, dan iklim yang moderat untuk tumbuh subur.

Tanaman ini juga dapat menjadi tambahan yang bagus untuk taman rumah, karena ramuan ini hadir dengan berbagai kualitas yang bermanfaat bagi banyak tanaman.

Tanaman ini menarik berbagai serangga yang bermanfaat, seperti kepik dan penyerbuk, dan mengusir serangga berbahaya.

Dengan semua sifat positif ini, jelaslah ketumbar berfungsi sebagai tanaman pendamping yang baik untuk banyak tanaman kebun yang populer.

Ketumbar tumbuh dengan baik ketika ditanam di dekat kacang-kacangan, kentang, paprika, stroberi, asparagus, dan tomat, serta di sekitar berbagai macam bunga dan tanaman lainnya.

Adas, di sisi lain, sedikit lebih pilih-pilih dalam hal tetangga, mungkin tumbuh paling baik jika dibiarkan sendiri.

Tanaman ini umumnya dianggap tidak cocok dengan sebagian besar tanaman yang biasa ditemukan di kebun.

Adas sangat mengganggu sayuran dan tanaman "makanan" lainnya karena tanaman ini sangat rentan terhadap bahan kimia alelopati.

Meskipun adas tidak cocok dengan sebagian besar tanaman kebun, adas masih merupakan tanaman yang bermanfaat secara keseluruhan.

Seperti ketumbar, ramuan ini menarik serangga ramah ke kebun, terutama lalat terbang, lacewing, tawon parasit, dan lebah.

Jika kita memilih untuk menanam adas, lakukan di wadah terpisah dengan tanahnya sendiri, atau tanamlah beberapa meter jauhnya di tempat yang telah ditentukan untuk mencegah bahan kimianya berdampak negatif pada tanaman.

https://lifestyle.kompas.com/read/2023/08/30/104459920/jangan-tanam-ketumbar-dan-adas-berdampingan-mengapa

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke