Kenali Salon di Indonesia, dari Empat Tipe Salon Berikut Ini

Kompas.com - 26/02/2015, 10:00 WIB
Acara L'Oreal Foundation untuk program Beauty For a Better Life yang bertempat di Lotte Shopping Avenue, Jakarta (25/2/2015). SILVITA AGMASARI/ KOMPAS.COMAcara L'Oreal Foundation untuk program Beauty For a Better Life yang bertempat di Lotte Shopping Avenue, Jakarta (25/2/2015).
|
EditorAlvin Dwipayana

KOMPAS.com Salon kecantikan dan perempuan seperti dua hal yang tak dapat dipisahkan. Beberapa dari Anda mungkin dapat menghabiskan waktu berjam-jam dalam sebulan untuk melakukan perawatan di salon kecantikan. Faktanya, jumlah pelanggan salon di Indonesia berjumlah sangat kecil yakni hanya berkisar diangka 161.000 orang. Dengan jumlah pelanggan 51 persen dari SES A (masyarakat ekonomi mampu), 40 persen dari SES B (masyarakat ekonomi kelas menengah), dan 30 persen untuk SES C (masyarakat ekonomi kelas bawah)

Fakta ini disampaikan langsung di acara jumpa pers L'Oreal Foundation untuk program Beauty For a Better Life yang bertempat di Lotte Shopping Avenue, Jakarta (25/2/2015). Pada kesempatan itu pula, dijelaskan bahwa salon di Indonesia sebenarnya terbagi menjadi empat jenis yakni:

1. Salon kelas A: dikenal sebagai salon premium, menawarkan treatment, tektur dan pewarnaan rambut, yang memiliki pendapatan rata-rata sebesar 18 persen.

2. Salon kelas B:  biasanya berlokasi di pusat perbelanjaan, dengan perawatan creambath, pelurusan dan pewarnaan rambut, yang memiliki pendapatan rata-rata 35 persen.

3. Salon kelas C: berlokasi di kawasan ruko, menawarkan jasa yang sama dengan salon tipe B. Dengan pendapatan rata-rata 31 persen.

4. Salon kelas D: berlokasi di komplek perumahan dan dianggap sebagai salon paling sederhana dibanding yang lainnya. Rata-rata pendapatan mencapai 16 persen.

Lebih lanjutnya, fakta juga menunjukan bahwa perempuan di Indonesia, rata-rata menghabiskan waktu di salon untuk menggunting rambut (89 persen), perawatan rambut seperti pemijatan (creambath) atau spa rambut (41 persen), cuci keringkan (34 persen), mewarnai rambut (12 persen), perawatan wajah (11 persen), mengubah tekstur rambut (8 persen). Sisanya perawatan kulit kepala dan tubuh, serta make up wajah hanya dilakukan oleh tiga persen perempuan saja. 



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X