Kompas.com - 11/05/2017, 21:11 WIB
Ilustrasi orgasme KAZITAFAHNIZEERIlustrasi orgasme
|
EditorWisnubrata

Tak ada yang ingin mengecewakan pasangannya saat berhubungan seks, termasuk wanita. Semua akan melakukan usaha apa pun agar pasangan tidak kecewa, termasuk memalsukan orgasme. Di balik usaha itu, tersimpan alasan wanita memalsukan orgasme. Apa sajakah alasannya?

1. Menyenangkan pasangan

Wanita berusaha memberikan pasangan mereka rasa senang dengan mengatakan bahwa ia sudah mencapai klimaks. Menurut penasihat kesehatan pria, Debby Hebbenick PhD, orgasme wanita bisa menjadikan seorang pria merasa hebat, karena saat wanita mencapai klimaks, pria mengganggap sudah melakukan hubungan seks dengan baik. Oleh karena itu, seorang wanita akan berpura-pura mencapai klimaks bila dia merasa pasangannya memerlukan rasa bangga itu.

2. Tidak menikmati percintaan

Menurut peneliti seks, Monika Stelzl Ph.D, perempuan tak bisa langsung mengatakan ‘saya tidak bisa menikmati’ kepada pasangannya saat berhubungan seks. Wanita mengganggap ucapan itu akan menyakitkan, sehingga dia memilih untuk memalsukan orgasme.

3. Merawat komunikasi

JackF Pasangan di tempat tidur
Menjaga komunikasi dengan pasangan apalagi soal emosi, merupakan bagian penting dalam hidup wanita. Sehingga kadang wanita memalsukan orgasme agar hubungan dengan pasangan mereka tetap terjaga. Ini juga bagian penghargaan atau cinta terhadap pasangan. Dengan memalsukan orgasme, wanita menganggap membuat pasangan mereka merasa lebih baik.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

4. Meningkatkan gairah

Tak semua alasan wanita memalsukan orgasme buruk. Barangkali dia menginginkan seks yang lebih variatif dan berusaha meningkatkan gairah hubungan. Dengan menunjukkan wajah orgasme atau suara-suara saat mencapai klimaks dia berusaha membuat hubungan seks lebih bergairah.

5. Merasa tidak nyaman

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.