Benarkah Bersepeda Menyebabkan Disfungsi Ereksi? - Kompas.com

Benarkah Bersepeda Menyebabkan Disfungsi Ereksi?

Kompas.com - 29/05/2017, 23:21 WIB
Ryan McVay Sepeda balap

Bila Anda seseorang yang gemar bersepeda, ada kabar baik untuk Anda: Bersepeda ternyata tidak menyebabkan disfungsi ereksi atau mandul seperti yang sering dikatakan orang.

Sebelumnya beberapa riset mengatakan bahwa bahwa bersepeda membuat bagian kemaluan tertekan sehingga merusakkan sperma dan menghambat aliran darah ke penis serta membuatnya sulit ereksi.

Namun penelitian yang dilakukan di Inggris baru-baru ini mematahkan teori tersebut dan menyebutkan tidak ada kaitan antara bersepeda dengan disfungsi ereksi serta kemandulan, bahkan bagi mereka yang bersepeda delapan jam lebih setiap minggu.

Dalam study terbesar soal bersepeda itu para peneliti menganalisa hampir 5.300 pria pesepeda untuk mencari tahu apakah ada hubungan antara bersepeda dengan kondisi-kondisi di atas, dan apakah resikonya bertambah dengan makin seringnya seseorang berada di atas sadel.

Para peserta diminta mengisi kuesioner yang menanyakan berapa jam setiap minggu mereka bersepeda dan apakah mereka pernah mengalami gejala disfungsi ereksi dalam lima tahun terakhir atau didiagnosa sebagai pria mandul.

“Kami menemukan tidak ada hubungan antara bersepeda dengan kesulitan ereksi atau antara lamanya bersepeda dengan kemandulan,” ujar Milo Hollingworth dari University College London. Menurutnya hal ini menjadi bukti bahwa bersepeda tidak secara langsung menyebabkan gangguan pada pria sehingga mereka yang bersepeda hingga delapan jam seminggu tidak perlu khawatir.

Meski begitu, penelitian ini menemukan kaitan kecil antara bersepeda dengan resiko kanker prostat, namun hanya terjadi pada pesepeda berusia 50 tahun ke atas yang bersepeda lebih dari delapan jam per minggu.

Walau demikian para peneliti mengatakan tanpa ragu bahwa manfaat bersepeda jauh lebih besar daripada resiko kesehatan yang mungkin ditimbulkannya. Pasalnya dengan bersepeda seseorang bisa membakar ratusan kalori per jam, menguatkan seluruh otot tubuh, dan mengurangi tekanan pada lutut dan paha dibanding olahraga lari.

Baca: Sepeda Apa yang Cocok Untuk Anda?


PenulisWisnubrata
EditorWisnubrata
Komentar
Close Ads X