Kompas.com - 14/06/2017, 14:18 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi
|
EditorLusia Kus Anna

Penyakit parkinson merupakan penyakit yang menyerang sel saraf di otak. Penyebabnya sampai saat ini belum diketahui. Salah satu dugaan adalah jika sering terjadi benturan di kepala. 

Menurut studi terbaru yang dilakukan tim dari Harvard University’s Chan School of Public Health, terlalu banyak mengonsumsi yogurt beku dan produk susu rendah lemak dapat meningkatkan risiko terkena penyakit parkinson.

Penelitian yang dipublikasikan di jurnal Neurology itu menemukan, mereka yang mengonsumsi tiga porsi atau lebih susu rendah lemak per hari beresiko lebih tinggi untuk terkena parkinson.

Data dikumpulkan dalam durasi 25 tahun terhadap 80.736 perempuan dan 48.610 pria. Peserta diminta mengisi kuesioner kesehatan setiap dua tahun sekali dan kuesioner pola makan setiap empat tahun sekali.

Di akhir penelitian, sekitar 1.036 orang terkena parkinson. “Mereka yang mengonsumsi setidaknya tiga porsi susu rendah lemak setiap hari risikonya sekitar 34 persen terkena parkinson dibanding mereka yang jarang mengonsumsi,” tulis penelitian yang dikutip dari New York Post.

Kendati demikian, menurut ketua peneliti, Katherine Hughes, risiko tersebut masih rendah karena hanya satu persen yang akhirnya terkena parkinson selama penelitian.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X