Kompas.com - 18/08/2017, 05:52 WIB
Sepatu olahraga HalfpointSepatu olahraga
|
EditorWisnubrata

JAKARTA, KOMPAS.com - Sepatu merupakan komponen penting untuk olahraga. Namun jenis olahraga yang satu memerlukan sepatu yang berbeda dengan olahraga lain. Tentu tidak ada yang melarang memakai sepatu suka-suka Anda, tapi perlu disadari, ada risiko cedera bila salah memakai sepatu.

Nah, sebelum terlambat dan berujung cedera, Anda bisa membaca tips memilih sepatu olahraga dari Prizka Rahmanisa, Ekin - Product Specialist Nike Indonesia.

Yang terpenting adalah ketahui jenis olahraga Anda. Belakangan ini, olahraga lari dan training berkembang pesat di Indonesia. Namun, tak sedikit mereka yang baru  menggeluti olahraga ini malah mengeluh cedera pada kaki. Bisa jadi, hal itu akibat pemilihan sepatu yang salah, selain juga belum berpengalaman.

Prizka mengatakan bahwa setiap orang harus memahami dulu seluk-beluk olahraga yang akan digeluti, setelah itu bisa mulai memilih sepatu. Pemilihan sepatu itu termasuk melihat komponen di dalam sepatu--seperti bantalan, bagian sol, juga bahan sepatu.

"Misalkan ingin bantalan empuk untuk lari, bertanyalah ke penjaga toko atau orang yang lebih mengerti untuk dapat bantalan empuk," kata Prizka kepada Kompas Lifestyle saat Grand Opening Nike Womens di Central Department Store, Grand Indonesia, Jakarta Pusat, Rabu (16/8/2017).

Baca: Bagaimana Memilih Sepatu Lari yang Tepat?

Sesuai dengan aktivitas, maka setiap bantalan sepatu dirancang berbeda. Ada bantalan stabil, empuk dan ringan. "Misalnya orang yang lebih banyak berolahraga zumba, maka tidak butuh sepatu kaku dan stabil, tapi yang dicari flexibility (kelenturan)," kata Prizka.

Selain itu, juga perlu memerhatikan bagian atas dari sepatu atau upper. Nah, di sini juga terdapat ragam yang bisa dipilih, sesuai dengan kebutuhan. Mulai dari yang lentur dan tipis seperti bahan flyknit hingga bantalan upper tebal.

Prizka menambahkan agar tidak memilih sepatu berdasarkan pada model dan warna. Karena pemilihan sepatu dengan indikator itu beresiko berujung pada cedera.

"Kalau pilih model dan fungsi bener, gerakan mereka akan lebih maksimal dan olahraga bisa berdampak positif pada tubuh," kata dia.

Terakhir, Prizka mengingatkan untuk tidak malu bertanya pada penjaga toko. Sebab, terkadang mereka jauh lebih tahu soal produk daripada pengujung.

Baca: Kapan Sepatu Lari Harus Diganti?

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.