Kompas.com - 01/10/2017, 11:01 WIB
|
EditorLusia Kus Anna

KOMPAS.com - Anda tidak perlu bisa berjalan jika ingin memiliki badan berotot, bahkan menjadi atlet binaraga. Hal itu telah dibuktikan oleh Johnny Quinn yang berhasil menjadi atlet binaraga meski beberapa organ tubuhnya tak lagi berfungsi secara sempurna.

Pria berusia 40 tahun dari Chesterbrook, Pennsylvania ini mengalami kecelakaan sepeda motor 19 tahun lalu. Kejadian tragis itu menyebabkan tulang pinggangnya patah, patah tangan, patah rahang dan trauma akibat benturan di kepala.

Selain itu, dalam kecelakaan tersebut cedera yang paling merusak tubuhnya adalah ketika hancurnya bagian vertebra T9 yang berakibat pada kelumpuhan dari bagian dada ke bawah hingga kakinya. Itulah yang membuatnya harus berada di kursi roda hingga saat ini.

Ketika dia mulai terbiasa dengan kehidupannya di kursi roda, sekitar setahun kemudian Quinn memutuskan untuk kembali ke gym untuk mengurangi berat badannya. Tak lama kemudian ia membaca tentang sebuah pertunjukan binaraga di atas kursi roda.

"Jika saya terjebak di kursi roda ini, saya akan merasa jauh lebih baik jika terlihat seperti itu (berotot)," kata Quinn.

Akhirnya, pada tahun 2001, Quinn mengikuti kompetisi pertamanya, dan dia merupakan cepat beradaptasi. Dia dengan cepat jatuh cinta pada olahraga tersebut dan mendaftar kompetisi tingkat nasional setahun kemudian. Di tahun 2010, ia menjadi Ketua Dewan Atletik National Physique Committee.

Setelah International Federation of Bodybuilding and Fitness menambahkan sebuah nomor untuk atlet disabilitas, Quinn menjadi satu dari sekitar 24 binaragawan kursi roda profesional di dunia.

"Binaraga adalah hidupku," katanya. "Ini membuka pintu bagi saya untuk berbagi keyakinan dan bagaimana saya benar-benar sampai di sini. Saya tidak perlu bisa jalan untuk hidup," tambahnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber menshealth
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.