Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 05/12/2017, 15:10 WIB
Penulis Wisnubrata
|
EditorWisnubrata

3. Mengancam anak

Tak jarang, secara tidak sadar orangtua mengancam anaknya jika tidak menurut. Boleh mengancam, tapi tidak dilakukan dengan sering. Jika Anda memberi anak-anak ancaman berulang tanpa menindaklanjuti ancaman tersebut, anak akan menganggap bahwa Anda tidak serius.

Anda baru boleh mengancam jika Anda memang berniat mengambil hak istimewa dari konsekuensi negatif yang anak lakukan. Misalnya melarang dia nonton televisi jika tidak mau belajar.

4. Menggunakan kekerasan

Senakal apa pun anak, kekerasan bukanlah solusi. Anak belajar berperilaku dari orangtuanya. Jadi kalau Anda menggunakan kekerasan, yang akan dicontoh anak adalah bagaimana cara menggunakan kekerasan sebagai cara menyelesaikan masalah. Anak juga akan meniru orangtuanya yang tidak mampu mengendalikan diri ketika sedang emosi.

Karena itu, anak yang dididik dengan penuh kekerasan justru lebih sulit diajarkan kedisiplinan. Anak tidak akan menghormati aturan dan mengetahui batasan perilaku. Akibatnya anak pun akan terus-terusan melakukan kesalahan atau pelanggaran aturan, apalagi tanpa sepengetahuan orangtua.

Baca juga : Ayah, Jangan Lakukan 5 Hal Ini pada Anak

5. Mempermalukan anak

Satu hal yang dilarang saat mendisiplinkan anak yaitu membuatnya merasa malu. Misalnya anak rewel di tempat umum. Jangan menghukumnya dengan cara memarahi anak di depan semua orang, apalagi dengan suara keras.

Orangtua juga sebaiknya tidak menghukum anak dengan cara yang membuat anak malu dan kehilangan harga diri, misalnya menampar wajah anak atau memaki anak dengan kata-kata kasar yang tidak pantas.

Ingat, sering kali anak tidak tahu kalau perbuatannya itu salah (atau seberapa besar kesalahannya). Orangtua harus bisa melihat dengan kacamata anak-anak, jangan selalu berasumsi bahwa anak seharusnya mengerti kalau perbuatannya salah.

Anak pasti melanggar aturan atau berbuat keliru karena suatu alasan. Fokuskan perhatian Anda pada alasan tersebut, lalu beri arahan yang benar dengan kata-kata yang jelas.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman:
Sumber
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.