Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Cegah Mata Lelah Akibat Menatap Layar Dengan Teknik 20-20-20

Kompas.com - 06/02/2018, 05:22 WIB

Manusia biasanya berkedip selama 15 kali tiap menitnya. Namun, saat menatap ke layar gadget maka jumlah kedipan akan turun. Kedipan mata bisa berkurang hingga setengah atau 3 kali lipatnya.

Kondisi inilah yang menyebabkan mata cepat lelah karena dipaksa bekerja fokus menatap layar tanpa banyak berkedip.

Ketegangan mata yang disebabkan oleh melihat layar gadget terlalu lama disebut dengan computer vision syndrome (CVS).

Baca juga : Mengapa Muncul Kantung Mata Hitam Saat Kelelahan?

Pada sebuah studi dalam Nepalese Journal of Ophthamology tahun 2013, para peneliti menguji penggunaan komputer dan efeknya terhadap mata para mahasiswa di Malaysia. Hasilnya, hampir 90 persen dari 795 mahasiswa memiliki gejala CVS.

Dari berbagai gejala CVS, yang paling banyak dialami adalah sakit kepala. Gejala ini paling sering ditemukan setelah peserta menggunakan komputer selama dua jam.

Mengistirahatkan mata beberapa kali dengan metode 20-20-20 bisa cegah mata lelah dan mengurangi gejala ketegangan mata mereka secara signifikan.

Para dokter menyarankan metode 20-20-20 ini sebagai kebiasaan yang harus ditanamkan untuk menjaga kesehatan mata, apalagi pada anak-anak.  

Apa saja gejalanya ketika mata lelah?

  • Mata kering
  • Mata berair
  • Pengelihatan kabur
  • Penglihatan ganda atau diplopia, yakni kondisi di mana mata Anda melihat dua objek padahal sebenarnya hanya ada satu objek yang berbayang
  • Sakit kepala
  • Nyeri di leher, bahu, atau punggung
  • Peka terhadap cahaya silau
  • Sulit berkonsentrasi
  • Sulit membuka mata

Jika sudah sampai merasakan hal-hal di atas, pasti sungguh mengganggu aktivitas bukan? Bukannya pekerjaan selesai, justru bisa sebaliknya. Oleh karena itu, cegah mata lelah dengan teknik 20-20-20 ini.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Halaman:
Sumber
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com