Mari, Kenali Banyaknya Manfaat Minyak Ikan bagi Tubuh - Kompas.com

Mari, Kenali Banyaknya Manfaat Minyak Ikan bagi Tubuh

Kompas.com - 17/04/2018, 13:00 WIB
Suplemen Omega 3moranaF Suplemen Omega 3

KOMPAS.com - Minyak ikan sering kali menjadi salah satu bahan utama suplemen, baik dalam bentuk kapsul, pil, maupun cairan, dan dipercaya mampu membantu mengatasi beragam jenis penyakit.

Apa sebenarnya kandungan dan khasiat bahan makanan pendukung kesehatan ini?

Minyak ikan dapat diperoleh dengan mengonsumsi ikan secara langsung atau dalam bentuk suplemen.

Minyak ikan menjadi spesial karena mengandung omega-3, yaitu asam lemak esensial yang diperlukan untuk kesehatan, tapi tidak diproduksi secara alami oleh tubuh.

Terdapat dua jenis asam lemak omega-3 yang terkandung di dalam minyak ikan, yaitu docosahexaenoic acid (DHA) dan eicosapentaenoic acid (EPA).

Baca juga: Minyak Ikan dan Probiotik Disarankan bagi Ibu Hamil, Ini Alasannya

Tuna, salmon, sarden, dan makarel adalah contoh-contoh ikan yang kaya dengan kandungan asam lemak omega-3.

Tiap 100 gram dari ikan-ikan ini mengandung kurang lebih satu gram asam lemak omega-3.

Apa saja manfaat minyak ikan?

Penelitian menemukan, minyak ikan memiliki sejumlah manfaat, antara lain:

1. Mengurangi kadar trigliserida

Minyak ikan terbukti dapat menurunkan kadar trigliserida dalam darah. Risiko terkena penyakit jantung akan meningkat seiring dengan tingginya kadar trigliserida di dalam tubuh.

2. Memelihara kesehatan jantung

Mengonsumsi ikan yang kaya minyak ikan dapat membantu menjaga kesehatan jantung dan mengurangi risiko penyakit jantung.

Penelitian menunjukkan, mereka yang mengonsumsi minyak ikan secara rutin berisiko lebih rendah untuk terkena serangan jantung, dan memiliki tekanan darah yang lebih terkontrol.

3. Mencegah penyumbatan pembuluh darah

Minyak ikan bisa mencegah penyumbatan pembuluh darah (aterosklerosis). Penelitian menunjukkan, konsumsi minyak ikan dapat mengurangi kadar kolesterol jahat dan mencegah peradangan.

Baca juga: Manfaat Menakjubkan Suplemen Minyak Ikan

Sehingga risiko terjadinya penyumbatan pembuluh darah pun menurun.

4. Baik untuk Ibu hamil

Minyak ikan selain baik untuk kondisi kesehatan secara umum, juga memiliki banyak manfaat bagi ibu hamil.

Kandungan DHA dan EPA pada minyak ikan dapat mengurangi risiko preeklamsia, persalinan prematur, dan meningkatkan berat badan lahir bayi.

5. Mengurangi kebutuhan akan obat-obatan asma

Minyak ikan mampu menurunkan kebutuhan obat-obatan asma pada sebagian anak, namun tidak pada orang dewasa.

6. Potensi pencegahan kanker

Minyak ikan yang cukup populer dikonsumsi sebagai suplemen kesehatan tak jarang dikaitkan dengan manfaat kesehatannya terhadap pencegahan kanker.

Namun sejauh ini penelitian menunjukkan, klaim tersebut tidak tepat, karena tidak ditemukan adanya pengaruh konsumsi minyak ikan terhadap penurunan risiko kanker.

Apakah minyak ikan berisiko?

Meski kaya nutrisi dan memiliki beragam manfaat, konsumsi minyak ikan dalam dosis tinggi justru bisa membahayakan kesehatan.

Ada beberapa risiko yang mungkin ditimbulkan, di antaranya:

Meningkatkan risiko perdarahan bila mengonsumsi lebih dari tiga gram minyak ikan per hari.

Meningkatnya kadar low-density lipoprotein (LDL) atau kolesterol ‘jahat’.

Memicu gangguan kadar gula darah.

Pada pasien dengan transplantasi jantung, asam lemak omega-3 dapat mempengaruhi detak jantung.

Beberapa ikan seperti makarel dan tuna albacore berisiko mengandung racun merkuri, meski belum tentu terkandung juga dalam minyak ikan.

Minyak ikan berpotensi memengaruhi kerja obat-obatan tertentu, seperti obat pengencer darah.

Terlalu banyak mengonsumsi minyak ikan dapat meningkatkan risiko stroke.

Dapat menyebabkan nyeri ulu hati, mual, ruam, mimisan, dan tinja cair.

Minyak ikan dengan dosis rendah relatif aman bagi sebagian besar orang, misalnya wanita hamil dan menyusui.

Namun mengingat kondisi dan riwayat kesehatan tiap orang berbeda-beda, sebaiknya konsultasikan ke dokter sebelum mengonsumsi minyak ikan, demi menghindari risiko yang tidak diinginkan.

Untuk memaksimalkan nutrisinya, minyak ikan disarankan untuk dikonsumsi dalam bentuk aslinya, bukan dalam bentuk suplemen yang sudah menjalani proses pengolahan.

Sebab sebanyak apapun nutrisi yang didapat dari suplemen tidak sebanding dengan kandungan nutrisi yang didapat langsung dari daging ikan.



Close Ads X