Memerangi Sedotan Plastik di Hari Bumi

Kompas.com - 23/04/2018, 22:08 WIB
Aktris Nadine Chandrawinata meminta sedotan plastik dari warga yang menggunakannya dalam kampanye mengurangi sampah plastik di Hari Bumi 2018 the body shopAktris Nadine Chandrawinata meminta sedotan plastik dari warga yang menggunakannya dalam kampanye mengurangi sampah plastik di Hari Bumi 2018
Editor Wisnubrata

JAKARTA, KOMPAS.com – Di Hari Bumi 22 April, banyak pihak melakukan kampanye untuk melindungi Bumi, termasuk perusahaan perawatan tubuh The Body Shop yang didirikan aktivis lingkungan Anita Roddick.

Bersama 300 karyawan dan warga di sekitar bundaran Hotel Indonesia, kampanye Hari Bumi yang dilakukan berhasil mengumpulkan 2.900 sedotan plastik hanya dalam waktu satu jam.

Adapun gerakan ini merupakan upaya untuk mengajak masyarakat menolak sedotan plastik dan membawa sedotan yang ramah lingkungan (stainless/bambu) sendiri sehingga dapat digunakan secara berulang.

Sedotan plastik selalu masuk dalam 10 besar sampah yang mencemari lautan. Hampir 90 persen sampah di laut mengandung plastik dan setidaknya 8 juta ton plastik mencemari lautan di dunia setiap tahun. Ini seperti mengosongkan truk berisi sampah plastik ke laut setiap menit.

Menurut data penelitian Divers Clean Action, perkiraan pemakaian sedotan di Indonesia setiap harinya mencapai 93.2 juta batang, atau jika dibentangkan jaraknya sama seperti 5 kali perjalanan pulang pergi Jakarta-Papua.

Baca juga : Berarti Bagi Sesama, Kisah Anita Roddick dan Perempuan di Kathmandu

Sedotan plastik yang dikumpulkan dalam aksi Hari Bumi The Body Shop Indonesiathe body shop Sedotan plastik yang dikumpulkan dalam aksi Hari Bumi The Body Shop Indonesia
Aryo Widhiwardhono, CEO The Body Shop Indonesia mengatakan bahwa kampanye ini bertujuan mengedukasi masyarakat mengenai bahaya sedotan plastik.

“Kami sangat berharap kepada masyarakat Indonesia agar menyadari bahayanya penggunaan sedotan plastik yang dapat mengancam lingkungan,“ ujar Aryo, Minggu (22/4/2018).

Menurut Rika Anggraini, GM Corporate Affairs and Sustainability The Body Shop Indonesia, tingginya pemakaian sedotan plastik sangat memungkinkan terjadinya kerusakan pada lingkungan, karena sukarnya penguraian material berbahan dasar plastik.

Butuh waktu hingga lebih dari 500 tahun agar sedotan plastik mencapai kondisi terurai. "Sehingga diharapkan masyarakat mengurangi atau tidak lagi menggunakan sedotan plastik," ujar Rika.

Pernyataan mengenai sedotan plastik juga diungkapkan oleh pecinta lingkungan sekaligus aktris Nadine Chandrawinata.

Sebagai penggagas Sea Soldier, Nadine sangat concern dengan permasalahan terkait lingkungan, terutama mengenai masalah sampah yang ada di lautan.

“Saya sangat mendukung kampanye The Body Shop Indonesia untuk menyelamatkan lingkungan kita sendiri. Ketika lingkungan tidak dapat kita selamatkan, maka lingkungan itu sendiri juga tidak dapat menyelamatkan kita," kata Nadine.

"Kondisi pemakaian sedotan plastik saat ini semakin mengkhawatirkan, jadi sudah seharusnya kita tidak lagi memakai sedotan plastik,” paparnya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X