Kompas.com - 08/05/2018, 06:06 WIB
|
Editor Wisnubrata

Idenya sederhana, menyajikan espresso dengan taste beragam, namun tetap memunculkan rasa-rasa asli dari kopi itu sendiri.

"Kami ingin kenalkan rasa lain seperti manis, fruity dan lain-lain. Kami sebut ini special blend," kata pemilik Black Campaign Coffee, Sezar Milkiesadex Coert.

Biji kopi Malabar dipakai untuk memberi rasa balance, kemudian Kerinci untuk rasa yang bold atau tebal, dan Toraja Sapan untuk rasa herbal.

"Ada juga rasa fruity yang didapat dari Kerinci dan Malabar," katanya.

Betul saja, secangkir espresso yang dinikmati dingin dengan tambahan es batu dan sedikit air ini terasa berbeda di lidah.

Biasanya yang muncul pahit dan bold, kini tiap-tiap rasa dari biji kopi itu muncul.

Espresso yang dingin juga pas di lambung, karena pada dasarnya, rasa asam berkurang dibandingkan dalam keadaan panas.

Baca juga : Alasan Es Kopi Lebih Sehat dari Kopi Panas

Potong ongkos produksi

Menurut Sezar, ide ini bisa juga diterapkan di kedai kopi lain, terutama yang ingin menghemat ongkos produksi, tanpa harus menghilangkan cita rasa.

Karena jika menggunakan satu varian biji, apalagi biji dengan harga mahal, bisa jadi ongkos produksi pun melonjak.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.